144 Ribu Warga Tegal Belum Rekam e-KTP

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 06 Oct 2016 18:01 WIB
e-ktp
144 Ribu Warga Tegal Belum Rekam e-KTP
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Tegal: Sebanyak 144 ribu warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, belum merekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Hal ini karena peralatan dan jaringan internet di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat tidak stabil.

"Jumlah total warga yang belum melakukan perekaman sebanyak 144.312 jiwa. Itu data terakhir pada 30 September 2016," kata Kepala Disdukcapil Pemkab Tegal, Retno Suprobowati, Kamis (6/10/2016).

Adapun, total warga di Kabupaten Tegal sebanyak 1.387.482 jiwa. Dari jumlah itu, 1.023.637 jiwa wajib memiliki e-KTP. Sementara yang sudah melakukan perekaman, sebanyak 879.325 orang atau 85,90 persen.

"Kami optimistis tahun ini perekaman e-KTP sudah selesai. Kurangnya sekitar 14 persen," ujarnya.

Dia mengungkapkan, selama sebulan hingga 30 September 2016, warga yang melakukan perekaman sekitar 50 ribu orang. Jika kondisi warga yang melakukan perekaman diangka tersebut, dalam tiga bulan ke depan bisa terselesaikan.

Diharapkan, masyarakat yang belum melakukan perekaman untuk aktif mendatangi Rumah Pelayanan Terpadu Kecamatan (Paten) di setiap kecamatan.

Selain itu, bisa juga merekam di Kantor Disdukcapil. Pihaknya juga menyediakan mobil keliling yang beroperasi ke desa-desa untuk melakukan perekaman.


Kepala Dispendukcapil Kabupaten Tegal Retno Suprobowati. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

"Peralatan dan jaringan internet masih menjadi kendala perekaman. Tapi, kami akan terus berupaya agar semua warga bisa melakukan perekaman," kata Retno.

Dia tak menampik di tiap kecamatan sudah difasilitasi alat perekaman e-KTP. Begitu pula di kantor Disdukcapil, juga sudah ada beberapa alat tersebut.

Namun demikian, peralatan itu sudah cukup lama digunakan, sehingga mengalami penurunan fungsi. Parahnya lagi, jaringan internetnya juga terkadang tidak stabil, sehingga menghambat pengiriman data ke pusat.

"Bagi warga yang sudah melakukan perekaman tapi belum memperoleh e-KTP, kami akan mengeluarkan surat keterangan sudah melakukan perekaman," ujarnya.


(SAN)