Puluhan Tunanetra Diajarkan Kenali Uang Baru

Pythag Kurniati    •    Rabu, 19 Jul 2017 12:17 WIB
uang baru
Puluhan Tunanetra Diajarkan Kenali Uang Baru
Seorang tunanetra meraba blind code uang rupiah baru emisi 2016 -- MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Puluhan tunanetra mendapatkan sosialisasi pengenalan uang rupiah baru emisi 2016. Sosialisasi yang diinisiasi Bank Indonesia ini digelar setelah ada permintaan beberapa penyandang tunanetra terkait pengenalan uang baru.

"Jujur saja, teman-teman tunanetra susah mendeteksi uang rupiah. Kalau untuk uang baru, masih banyak yang belum tahu," kata Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Solo Sukiman di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Jawa Tengah, Rabu 19 Juli 2017.

Menurut Sukiman, banyak penyandang tunanetra kebingungan lantaran belum mengerti blind code pada uang rupiah baru emisi 2016. Pada uang lama, blind code berada di sisi kanan kiri. Namun, tanda tersebut tidak terlalu timbul.

"Jadi kalau uang lecek sedikit sulit mendeteksi," imbuh Sukiman.

Dengan adanya edukasi, ia berharap penyandang tunanetra tidak lagi mengalami kesulitan saat mendeteksi uang baru. Lebih-lebih bagi anggota Pertuni yang kebanyakan bekerja sebagai pemijat.

"Kami juga berharap masyarakat tidak melipat-lipat uang, karena menyulitkan kami merabanya," terang dia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo Bandoe Widiarto menjelaskan, uang rupiah baru emisi 2016 dirancang dengan blind code di sisi kanan dan kiri. Uang rupiah Rp100 ribu memiliki garis ganda berjumlah masing-masing satu di kanan dan kiri uang.

"Semakin sedikit pecahannya garisnya semakin banyak," kata dia.

Edukasi pengenalan uang baru menyasar sekitar 60 anggota Pertuni. Selain mengajarkan pengenalan uang baru, Bank Indonesia juga memberikan materi bagaimana mengenali uang palsu melalui rabaan.

"Kami harapkan teman-teman Pertuni bisa menyebarkan apa yang didapat hari ini kepada rekan-rekan lainnya," pungkas Bandoe.


(NIN)