Penjual Kacamata di Tegal Ditangkap Densus 88

Kuntoro Tayubi    •    Sabtu, 04 Aug 2018 16:09 WIB
terorisme
Penjual Kacamata di Tegal Ditangkap Densus 88
Suasana toko kacamata milik terduga teroris YW, di Pasar Kemantran, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 4 Agustus 2018.. Medcom.id /Kuntoro Tayubi.

Tegal: Seorang terduga teroris ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di Jalan Raya Dukuh Randu Balamoa, Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 4 Agustus 2018. Pelaku, YW, 36, merupakan warga Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. 

"Ya, dia (YW) warga kami. Dia ditangkap (Densus)," kata Kasi Pemerintahan Desa Semedo, Agus, saat dihubungi.

Agus menuturkan, penangkapan itu tidak dilakukan di rumah. Tapi di jalan raya di sekitar Balamoa, Pangkah. Saat ini, YW sudah dibawa oleh pihak kepolisian.

YW merupakan penduduk asli Desa Semedo. Sebelumnya pernah transmigrasi ke luar Jawa. Nama lain YW adalah AR. Tinggi tubuhnya sekitar 170 centimeter. 

Diduga YW bagian Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Istri YW bercadar dan memiliki tiga orang anak.

"Setiap hari dia berjualan kacamata di Kemantran (Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal)," jelas Agus.

Setelah menangkap YW, pihak kepolisian langsung menggerebek kios kacamata di Jalan Garuda, Desa Kemantran, Kecamatan Kramat. Di kios itu, tim yang mengendarai tiga mobil dan sejumlah sepeda motor roda dua itu menyita barang milik terduga teroris.

"Infonya ada dua orang yang ditangkap. Tapi saya tidak begitu tahu," kata Kepala Desa Kemantran, Sugeng. 

Sugeng mengaku tidak menyangka jika penjual kacamata Optimal Optik itu merupakan terduga teroris. Sejauh ini, orang tersebut tidak pernah berbuat kriminal. Mereka cenderung diam dan tertutup.

"Penangkapannya sekitar jam sepuluh pagi tadi. Barang-barangnya juga digeledah. Mungkin ada yang dibawa (barangnya)," pungkas Sugeng.


(DEN)