Lebih 23 Ribu Siswa SD di Jateng akan Diberi Vaksin

Budi Arista Romadhoni    •    Kamis, 02 Aug 2018 13:13 WIB
vaksinasi
Lebih 23 Ribu Siswa SD di Jateng akan Diberi Vaksin
Pemberian vaksin imunisasi kepada anak di Semarang, Medcom.id - Budi Arista

Semarang: Kementerian Kesehatan menargetkan cakupan imunisasi measless rubella (MR) di 28 provinsi luar Pulau Jawa mencapai 96 persen. Di Jawa Tengah telah dilakukan pada tahun 2017 lalu, program imunisasi hingga kini menjadi kegiatan rutin untuk mencegah penyakit dan memberikan kekebalan tubuh kepada anak.  

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, mengatakan program imunisasi measless rubella (MR) di Jawa Tengah melebihi jumlah target dari pemerintah. "Imunisasi MR kita sudah tahun lalu, kemudian imunisasi menjadi rutin kaya imunisasi yang lain, kalau serentak sudah tahun lalu, targetnya lebih dari 96 persen, yang ditargetkan sekarang," katanya saat dihubungi Medcom.id di Semarang, Kamis 2 Agustus 2018. 

Yulianto menjelaskan, pemberian imunisasi menjadi landasan penting untuk kekebalan tubuh manusia. Sebab, beberapa penyakit menular bisa dicegah sejak dini dengan imunisasi.

Pada tahun ini, di Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus 2018 nanti, pihaknya juga sudah siap melakukan imunisasi siswa di 23.208 sekolah dasar di Jateng. 

"Banyak penyakit menular yang masih mengancam kita dan anak-anak kita, maka imunisasi itu untuk mencegah supaya anak-anak tidak mudah tertular penyakit-penyakit. Misalnya difteri, TBC, polio, hepatitis, rubela dan batuk rejan bisa dicegah dengan imunisasi. Maka, bayi-bayi kita harus diimunisasi semuanya jangan ada yang ketinggalan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, dalam kegiatan BIAS itu siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) kelas satu akan mendapatkan imunisasi campak pada  bulan Agustus 2018 ini. Sedangkan imunisasi difteri, akan diberikan pada September untuk anak kelas dua.

Kemudian bagi anak balita di bawah umur dua tahun, orang tuanya bisa memberikan imunisasi dengan datang ke puskesmas atau pelayanan kesehatan desa terdekat.

"Bawa bayi untuk diimunisasi dasar lengkap sebelum usia satu tahun, dan imunisasi lanjutan sebelum usia dua tahun. Bawa ke posyandu, pos kesehatan desa, puskesmas atau rumah sakit terdekat, agar tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan kuat," bebernya. 



(RRN)