Polisi di Semarang Jadi Korban Pembunuhan Sadis

Budi Arista Romadhoni    •    Sabtu, 20 Jan 2018 11:37 WIB
kasus pembunuhan
Polisi di Semarang Jadi Korban Pembunuhan Sadis
Sejumlah petugas mengangkat jasad korban ke mobil jenazah. Foto: Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

Semarang: Aiptu Samsul Huda, aggota Polsek Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, menjadi korban pembunuhan sadis. Dia ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan dengan tubuh penuh luka tusukan.

Korban ditemukan oleh warga di Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang, di samping motornya. Warga kemudian bergegas melapor ke petugas setempat karena melihat jenazah korban mengenakan seragam Korps Bhayangkara.

"Korban ditemukan jam 00.14 WIB. Ada seorang laki laki melihat orang tergletak di pinggir jalan. Karena dia khawatir korban sudah menghembuskan nafas terakhir. Kemudian mereka melapor ke polisi," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji saat mengikuti proses outopsi di Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi Semarang, Sabtu, 20 Januari 2018.

Korban diyakni tidak menjadi korban kecelakaan kendaraan bermotor atau perampokan. Hal ini melihat kondisi motor jenis Yamaha Mio yang ditemukan di dekat korban. Diduga kuat Samsul menjadi korban pembunuhan keji.

"Karena banyak ditemukam luka tusukan senjata tajam," tambahnya.

Belum diketahui motif di balik serangan ke Samsul. Namun, dia memastikan akan mengungkap kasus yang menyasar anggotanya ini.

"Korban ini lepas dinas di Polsek Tanjung Emas Semarang pukul 20.00 WIB. Dengan melihat dari waktunya, dan melihat jalur merupakan jalan yang setiap hari dilalui korban, kami sedang menyelidiki lebih mendalam, korban ini setelah lepas dinas kemana saja," ucapnya.

Korban meninggalkan satu istri dan anak laki-laki yang masih duduk di kelas 1 SMP. Korban merupakan kelahiran Magelang dan akan dimakamkan di Magelang sesuai keinginan orang tuanya.

 


(SUR)