KPU Brebes Temukan Parpol Gunakan KTP Sembarangan Orang

Supardji Rasban    •    Kamis, 19 Oct 2017 19:46 WIB
pemilu serentak 2019
KPU Brebes Temukan Parpol Gunakan KTP Sembarangan Orang
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Brebes: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menemukan data anggota partai politik (Parpol) yang menggunakan KTP sembarang orang dalam pendaftaran Parpol calon peserta Pemilu.

Tragisnya, pencatutan KTP terjadi pada salah satu anggota Komisioner KPUD Brebes, Divisi Teknis, Hanfan. Nama Hanfan dicatut KTP-nya oleh salah satu Parpol di Kabupaten Brebes, untukmemenuhi target perolehan anggota.

Selain KTP Hanfan, ada pula KTP orang dari profesi lainnya, termasuk PNS. Hanfan mengaku kaget ketika nama dan foto kopi KTP-nya ada dalam daftar anggota sebuah Parpol. 

"Saya kaget karena sama sekali tidak pernah dihubungi partai politik bersangkutan," ujar Hanfan, Kamis 19 Oktober 2017. 

Hanfan menduga, pencatutan nama dilakukan secara serampangan. Hal itu karena Parpol tersebut terburu-buru mengejar target perolehan anggota yang berkasnya akan diserahkan ke PUD Brebes.

"Parpol tersebut jelas kesulitan mencari anggota untuk diikutsertakan masuk partainya. Sementara tenggat waktu sudah mepet untuk diserahkan ke KPUD," tutur Hanfan, yang enggan menyhebut partai yang mencatut foto kopi KTP-nya.

Meski demikian, Hanfan beujar dirinya tidak akan mepersoalkan pencatutan foto kopi KTP-nya yang dilakukan sebuah Parpol yang belakangan diketahui, berkasnya ditolak KPUD Brebes, lantaran menang tidak memenuhi syarat.

"Sebenarnya saya bisa saja mempersoalkan pencatutan KTP yang dilakukan Parpol dimaksud. "Tapi biarlah yang penting untuk pembelajaran Parpol lainnya agar diwaktu yang akan datanhg tidak melakukan hal yang sama," ucap Hanfan sembari menambahkan, pencatutan fotokopinya oleh Parpol diperoleh dari instansi pemerintah.

Hingga batas akhir pendaftaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tidak memberikan tanda terima atau menolak terhadap tiga partai politik (Parpol) yang mendaftar sebagai sebagai calon peserta pemilu 2019.

Tidak diberikannya tanda terima atau menolak terhadap tiga partai politik tersebut, karena saat mendaftarkan diri tidak memenuhi aturan yang berlaku. Padahal pihak KPU Brebes sudah memberikan perpanjangan waktu selama 1 kali 24 jam dari batas akhir pendafratan yakni Selasa 17 Oktober 2017.

Ketiga Parpol yang tidak diberi tanda terima oleh KPU Brebes tersebut, yakni Partai Idaman, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo)


(ALB)