Brebes Terancam Nihil Pembangunan Infrastruktur di 2018

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 13 Dec 2017 16:27 WIB
infrastruktur
Brebes Terancam Nihil Pembangunan Infrastruktur di 2018
Sejumlah pengendara tengah melewati jalur alternatif mudik Lebaran yang rusak di Brebes, Jawa Tengah. Medcom.com/Kuntoro Tayubi

Brebes: Alokasi APBD 2018 Dinas Pekerjaan Umun (DPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menurun jadi Rp20 miliar. Akibatnya, Brebes nihil pembangunan infrasatruktur di 2018
 
“Nihilnya pembangunan fisik itu diakibatkan minimya alokasi anggaran yang diterima instansi tersebut dari APBD di tahun depan,” ungkap Kabid Perencanaan dan Pengendalian DPU Kabupaten Brebes, Ridho, Rabu, 13 Desember 2017.

Badan Anggaran, DPU hanya mendapat alokasi APBD murni tahun 2018 sebesar Rp20 miliar. Anggaran ini sudah termasuk untuk kegiatan rutin kesekretariatan dan Rp10 miliar untuk penataan drainase kota.  

Alokasi anggaran yang ada, hanya akan difokuskan untuk pekerjaan pemeliharaan jalan dan penataan drainase kota. Karena pembangunan intrastruktur mengandalkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana bantuan gubernur.

Ridho melanjutkan, Kegiatan pemeliharaan itu diutamakan untuk ruas jalan kabupaten dan poros. Sehingga, di tahun depan tidak ada proyek peningkatan jalan. Sedangkan untuk penataan drainase kota diperuntukan untuk titik Alun-alun Kota Brebes dan Sigeleng karena kerap menyebabkan banjir.

“Namun kami tetap berupaya agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan. Yakni, dengan mengandalkan DAK dan dana Bangub. Tahun 2018, Brebes akan menerima DAK untuk infrastruktur sebesar Rp19,97 miliar,” ungkapnya.

 Alokasi itu akan dipergunakan bagi peningkatan empat ruas jalan. Yakni, ruas Bulakamba-Slatri, Kersana-Randugede, Tengglok-Songgom dan Bulakelor-Luwunggede. Sedangkan untuk dana bantuan gubernur, masih ditunggu nilai anggarannya.          

Lebih lanjut dia mengatakan, jika dibanding tahun 2017, alokasi dari ABPD murni itu mengalami penurunan drastis. Anggaran 2017 anggaran yang dialokasikan khusus untuk fisik di APBD murni mencapai Rp30 miliar. Sedangkan tahun 2018, Rp20 miliar yang sudah termasuk anggaran rutin kesekretariatan dan drainase.


(SUR)