BPBD: 663 KK Terdampak Banjir Solo

Pythag Kurniati    •    Selasa, 29 Nov 2016 15:05 WIB
banjir
BPBD: 663 KK Terdampak Banjir Solo
Relawan PMI Solo menangani korban banjir. (Metrotvnews.com/dok. PMI Solo)

Metrotvnews.com, Solo: Sejumlah kelurahan di Kota Solo, Jawa Tengah, dilanda banjir sejak tengah malam tadi. Sedikitnya 663 kepala keluarga terdampak banjir akibat hujan lebat dan bertambahnya air di Bengawan Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih mengungkapkan telah mengirim 17 puskesmas keliling. Mobil berisi obat-obatan dan tenaga medis ini akan mempermudah distribusi obat dan perawatan bagi para korban.

"Seperti misalnya obat diare, obat kulit, batuk, ISPA," katanya di Balaikota Solo, Selasa (29/11/2016).

Baca: Banjir Kepung Solo, Rumah Wali Kota Terendam

Tak hanya itu personel medis juga ditempatkan untuk memeriksa warga yang sakit. Siti menambahkan jika air tak kunjung surut dan situasi belum kondusif, DKK akan melakukan langkah lanjutan.

"Kami akan dirikan posko-posko kesehatan jika situasinya masih belum aman," lanjut dia. Ia mengklaim stok obat-obatan saat ini masih lebih dari cukup menangani korban banjir di beberapa kecamatan.

Sekretaris PMI Kota Solo, Soemartono Hadinoto juga telah menerjunkan tim untuk mendata korban-korban banjir. PMI Solo juga menopang obat-obatan bagi masyarakat.

"Selain itu kami juga siapkan 600 nasi bungkus bagi korban banjir untuk siang ini," lanjut dia.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Solo Gatot Sutanto memperbarui data warga terdampak. Bila pagi tadi menyebut ada 200 kepala keluarga, siang ini data yang masuk sebanyak 663 KK terdampak banjir. "Tersebar di Kelurahan Pucangsawit, Semanggi, Sangkrah, Jebres, Kedunglumbu dan Kampung Sewu," tuturnya.


(SAN)