Aksi Damai di Solo Dilakukan di Dekat Kediaman Jokowi

Pythag Kurniati    •    Jumat, 04 Nov 2016 16:12 WIB
unjuk rasa
Aksi Damai di Solo Dilakukan di Dekat Kediaman Jokowi
Massa aksi berada di titik kumpul aksi di bawah patung Soekarno Membaca, di Manahan, Solo. Foto-foto: Metrotvnews.com/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Aksi damai yang dilakukan ribuan pedemo di Kota Solo, Jawa Tengah, dilakukan hanya 100 meter di kediaman Presiden Joko Widodo. 

Pedemo mulai berkumpul pukul 13.00 WIB, Jumat 4 November 2016, di bawah patung Soekarno Membaca di kawasan Stadion Manahan Kota Solo. Setelah berorasi, massa bergerak menuju kediaman Jokowi di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah. 

Beberapa orang mengendarai motor dan ribuan lainnya berjalan kaki dari Manahan menuju Banyuanyar.

Pantauan Metrotvnews.com, massa aksi berhenti di perempatan Jalan Ki Mangun Sarkoro, tepat 100 meter dari lokasi kediaman keluarga Presiden. Barisan polisi wanita (polwan) berjajar di belakang barikade mengadang massa.

"Kenapa kami berhenti di sini? Karena kami ingin Ibunda Presiden Jokowi mendengarkan suara kami," ujar orator aksi.


Massa berhenti di Jalan Ki Mangun Sarkoro, 100 meter dari kediaman Presiden Jokowi

Perwakilan aksi menyampaikan harapannya agar Sujiatmi Notomiharjo memberikan nasihat bagi putranya, Joko Widodo.

"Kami mohon dengan hormat agar beliau sudi mengingatkan anak kesayangannya untuk menegakkan hukum dan menangkap Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," ujar orator.

Seusai menyampaikan aspirasi, ribuan massa bergerak menuju titik akhir konvoi di Masjid Mujahidin. 

Kapolres Kota Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi menyiagakan 2 ribu personel keamanan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa di Kota Solo.

"Dari dalmas rangka, dalmas inti, lalu BKO Brimob, dan 150 personel negosiator polwan. Mereka tersebar di tiga titik lokasi aksi yakni di Manahan, Bundaran Gladag, serta Masjid Mujahidin Banyuanyar," papar dia.


Barisan polwan dan anggota kepolisian lainnya mengadang massa aksi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono yang pagi tadi sempat memantau kawasan kediaman Presiden mengatakan hari ini aksi unjuk rasa di sembilan tempat di Jawa Tengah terpantau kondusif. 

"Untuk Kota Solo, akses menuju kediaman presiden memang kami tutup dan alihkan sementara waktu hingga situasi benar-benar normal," kata dia.



(UWA)