Status Darurat Kekeringan Gunungkidul Tunggu Anggaran Habis

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 13 Sep 2017 13:50 WIB
kemarau dan kekeringan
Status Darurat Kekeringan Gunungkidul Tunggu Anggaran Habis
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo, telah menyiapkan dokumen surat sebagai dasar penetapan status Siaga Darurat Kekeringan di wilayah tersebut. Menurut Budhi, pihaknya bakal meminta Bupati Gunungkidul, Badingah, menetapkan status siaga darurat kekeringan jika anggaran sudah habis. 

"(Dokumen surat) sudah siap. Memang belum dikeluarkan status siaga darurat bencana," ujar Budhi dihubungi pada Rabu, 13 September 2017. 

Kekeringan di Gunungkidul sudah mendera 12 dari 18 kecamatan. Adapun 12 kecamatan itu, Girisubo, Nglipar, Paliyan, Panggang, Purwosari, Rongkop, Tanjungsari, Tepus, Ngawen, Patuk, Gedangsari, dan Ponjong merupakan wilayah yang telah kekeringan. 

Kekurangan air bersih di Kecamatan Girisubo, Nglipar, Paliyan, Panggang, Purwosari, Rongkop, Tanjungsari, dan Tepus dicukupi oleh BPBD setempat. Sementara, kekeringan Ngawen, Patuk, dan Ponjong dicukupi pemerintah kecamatan setempat. Sementara, Kecamatan Gedangsari jadi wilayah terakhir yang mengalami kekeringan dan bantuan air bersih masih diupayakan pemerintah setempat. 

Budhi mengatakan, anggaran penanggulangan diperkirakan masih mencukupi dalam beberapa waktu ke depan. Ia menyebut, anggaran yang tersedia ada sekitar Rp250 juta Menurut dia, anggaran itu bisa sampai bulan November. Selain itu, penanggulangan kekeringan juga masih dibantu pihak swasta. 

"Jika dana sudah habis dan statusnya sudah darurat, kita akan minta bantuan anggaran dari BNPB," katanya. 

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menambahkan, bantuan dari luar pemerintah masih tersedia untuk menangani kekeringan saat ini. Meski bantuan masih ada, ia tetap meminta warganya tak sembarangan menggunakan bantuan air yang dikirimkan ke tiap desa. "Perharinya ada ratusan tangki air bersih yang dikirimkan," ujarnya. 


(ALB)