NasDem Incar Koalisi di Pilkada Kudus 2018

Rhobi Shani    •    Sabtu, 12 Aug 2017 17:43 WIB
pilkada 2018
NasDem Incar Koalisi di Pilkada Kudus 2018
Kader dan simpatisan mengibarkan bendera Partai NasDem dalam kampanye di Jakarta, Ant - Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Kudus: DPD Partai NasDem mengincar sejumlah partai untuk berkoalisi dalam Pemilihan Kepala Daerah Kudus 2018. Sementara bakal calon bupati dari NasDem, Akhwan, mendaftar penjaringan di Partai Golkar dan PPP.

“Kami punya empat kursi di DPRD Kudus. Kemungkinan koalisi terbuka lebar dengan partai apa saja,” ujar Akhwan di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu 12 Agustus 2017.   

Akhwan bilang, saat ini Partai NasDem tengah membangun komunikasi dengan sejumlah partai. Selain dengan Partai Golkar dan PPP, juga dengan Partai Kebangkitan Bangsa.   

“Begitu juga untuk calon wakilnya siapa, kami masih melakukan penjajakan,” ungkap Akhwan.   

Sekretaris Panitia Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus Partai Golkar, Ali Muklisin mengungkapkan, sampai hari ini sudah tercatat empat nama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati. Mereka adalah Umar Ali (pengusaha) yang sebelumnya juga terdaftar sebagai bakal calon bupati di PDI Perjuangan dan PPP. Kemudian, politisi Partai NasDem, Akhwan, juga mendaftar di PPP.  

“Dua lainnya yaitu kader sendiri, Mawahib dan Maesyaroh,” kata Muklisin.   

Maesyaroh merupakan Ketua DPC Partai IDAMAN Kabupaten Kudus. Dia mengambil formulir bakal calon wakil bupati. Sementara, Mawahib mengambil formulir bakal calon bupati dan wakil bupati.   

“Keempatnya mengambil sendiri kecuali Akhwan mengambil formulir diwakilkan Muhtamat,” ungkap Muklisin.   
Muklisin bilang, Golkar tidak menutup diri terhadap non kader untuk mendaftarkan diri. Hal itu sesuai dengan makanisme parpol. Hari ini merupakan hari terakhir pengambilan formulir.  Sedangkan pengembaliannya dari tanggal 14-19 Agustus 2017.   

“Kami membuka bagi non kader untuk ikut serta bersaing meraih rekomendasi dari Golkar. Setelah mengambil formulir, waktu pengembalian mulai 14 sampai 19 Agustus,” terang Muklisin.

Muklisin menambahkan, pihaknya sudah mulai melakukan konsolidasi dengan calon parpol koalisi. Hal itu karena kekuatan Partai Golkar di DPRD Kudus hanya memiliki empat kursi.   

Selain Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera juga memiliki empat kursi di DPRD Kudus. Sementara, PPP, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Hanura masing-masing memiliki tiga kursi. Sisanya, PKB memiliki enam kursi, PDI Perjuangan mempunyai sembilan kursi, Gerindra punya lima kursi, dan PBB hanya punya satu kursi.  


(RRN)