Warga Tegal Enggan Rekam Data KTP-el

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 20 Jul 2017 17:19 WIB
e-ktp
Warga Tegal Enggan Rekam Data KTP-el
Petugas melakukan proses perekaman dan pencetakan e-KTP di Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Kendala pengadaan blanko KTP elektronik membuat warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, enggan melakukan perekaman data. Alhasil, 87.488 dari 1.049.593 jiwa wajib KTP belum merekam data. 

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tegal, Muji Basuki, mengatakan, warga yang sudah melakukan perekaman 962.145 jiwa. Namun, belum semua mendapat fisik KTP-el.

Hingga kini, jumlah pemohon yang masih menunggu pencetakan KTP-el sekitar 152.399 jiwa. Menurut Muji, pencetakan terkendala dengan keterbatasan blangko dari pemerintah pusat. Yang telah merekam data diberi surat keterangan (suket).

"Untuk blanko kita juga belum tahu kapan akan dikirim lagi. Mungkin itu juga yang membuat warga enggan melakukan perekaman KTP-el," ujarnya saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis, 20 Juli 2017.

Muji tak menampik, belum lama ini pihaknya sudah mendapat kiriman 40.000 keping blangko. Jumlah itu dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan.

"Kendala kita cuma blangko saja. Kalau blangkonya lancar, pencetakan dan perekaman pasti lancar," tuturnya.

Selain blangko, Muji juga berharap adanya penambahan alat perekaman. Sehingga pelayanan administrasi kependudukan berjalan lancar.

Sejumlah warga yang antre membuat KTP-el di kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal mengaku kecewa dengan pelayanan pemerintah. Utamanya tentang pembuatan administrasi kependudukan.

"Bukannya membantu masyarakat, tapi malah mempersulit," kata Amir Sukamto, 29, salah satu warga yang mengaku berasal dari Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.


(SAN)