Muncul Korban Biro Umrah Mirip First Travel di Yogya

Patricia Vicka    •    Senin, 14 Aug 2017 17:28 WIB
ibadah umrahkemelut first travel
Muncul Korban Biro Umrah Mirip First Travel di Yogya
Warga menunggu mengurus pengembalian dana atau "refund" terkait permasalahan umroh promo di Kantor First Travel, Jakarta Selatan, Rabu (26/7). (Antara/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kasus dugaan penipuan agen perjalanan umrah First Travel menyebar hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain First Travel, muncul biro umrah lain yang diduga melakukan kejahatan serupa.

Fakta itu terungkap dari aduan yang masuk ke Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY). Saktyarini Hastuti (Tuti) ketua lembaga itu bilang, institusi yang diduga melakukan penipuan adalah Biro Umrah Amanah. 

Modusnya, mirip dengan First Travel. Yakni, harga murah dan bisa dicicil. Namun, nyatanya banyak yang belum diberangkatkan hingga sekarang.

LKY, kata dia, akan meneruskan aduan tersebut ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia serta Kementerian Agama. Tuti berjanji lembaganya akan membantu pengembalian uang korban.

Baca: First Travel Angkat Tangan Soal Ganti Rugi Duit Calon Jemaah

"Kami masih akan coba bantu terus supaya uang korban kembali," ujar Tuti saat dihubungi di Yogyakarta, Senin, 14 Agustus 2017.

Selain Biro Umrah Amanah, beberapa warga Yogya juga menjadi korban penipuan First Travel. Sedikitnya ada empat laporan para korban First Travel ke LKY.

Tuti menjelaskan para korban mulai melapor sejak Juli 2017. Mereka mengaku sudah membayar kepada First Travel sejak 2016 dan dijanjikan berangkat sebelum Ramadan 2017. Namun hingga kini mereka tak kunjung diberangkatkan.

"Jumlah nominal awal yang dibayarkan sekitar Rp15 juta. Kemudian diminta menambah lagi Rp7 juta. Tapi sampai sekarang tidak ada kejalasan berangkat," jelas Tuti.

Sekretaris LKY Dwi  Priyono menambahkan sebagian besar korban yang melapor adalah warga Bantul dan Sleman. Dari pengakuan korban mereka mendapatkan informasi First Travel dari internet dan selama ini pun mereka berhubungan langsung dengan First Travel di Jakarta.

Namun ketika tidak diberangkatkan pengurus First Travel di Jakarta mendadak sulit dihubungi. "Para korban mengaku sudah mencoba menelepon, kirim email atau menghubungi pihak First Travel di Jakarta tetapi tidak ada balasan. Mereka juga sudah berusaha menghampiri kantor First Travel di Yogya tapi tidak ada siapapun di sana," ujarnya.

Baca: Cerita Konsumen First Travel yang tak Kunjung Berangkat Umrah

Ia menduga masih banyak warga DIY yang menjadi korban First Travel. Namun takut melapor. Mereka memilih untuk menunggu serta berharap masih bisa diberangkatkan. Ada pula beberapa yang pasrah dan menunggu pengembalian uang.


(SAN)