140 Ribu Meter Kubik Sampah Putri Cempo akan Dipindahkan

Pythag Kurniati    •    Kamis, 16 Mar 2017 12:57 WIB
sampah
140 Ribu Meter Kubik Sampah Putri Cempo akan Dipindahkan
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah -- MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Setidaknya 140 ribu meter kubik timbunan sampah akan dipindahkan dari sisi utara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo. Pemindahan dilakukan karena kurangnya lahan untuk pembangunan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) TPA Putri Cempo.

Direktur Utama (Dirut) PT Solo Citra Metro Plasma Power Elan Syuherlan mengungkapkan, pembangunan konstruksi PLTSa dengan teknologi plasma gasifikasi akan dilakukan di sisi utara TPA Putri Cempo Mojosongo. Dibutuhkan lahan seluas 2 hektare hingga 2, 5 hektare.

"Saat kami meninjau, lahan yang tersedia 1,8 hektare. Sisanya, masih tertutup sampah existing," jelas Erlan, Kamis, 16 Maret 2017.

Pemindahan tumpukan sampah ke dari sisi utara ke sisi lain TPA Putri Cempo menjadi satu-satunya jalan. "Kami tidak bisa memilih lokasi lain sebagai tempat pembangunan konstruksi, karena sudah melalui pertimbangan integrasi pengelolaan TPA. Jika sampah tidak dipindah, akan berbahaya membangun pondasi di atas tumpukan sampah," urai Erlan.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Solo untuk membantu pemindahan ratusan ribu meter kubik tumpukan sampah demi terealisasinya instalasi pengolahan sampah di TPA Putri Cempo.

"Pemkot berkewajiban menyediakan akses ke lahan di sisi utara. Sementara, pemindahan dilakukan investor. Sampah akan dipindahkan ke sisi timur TPA Putri Cempo," kata Rudy.

Setidaknya dibutuhkan waktu 100 hari untuk mengerjakan pemindahan tumpukan sampah.

Sebelumnya, Pemkot Solo dan investor akan membangun sistem pengelolaan sampah TPA Putri Cempo dengan teknologi plasma gasifikasi. Teknologi ini diklaim berbeda dengan pembakaran atau insenerator.

Plasma gasifikasi telah diterapkan di beberapa negara maju di Benua Eropa. Sampah-sampah di TPA Putri Cempo diperkirakan menghasilkan 10 Mega Watt listrik dalam waktu satu jam. Oleh PT PLN, listrik hasil pengolahan akan dibeli senilai 18,77 sen dollar AS atau setara Rp2.496 per Kilo Watt Hour (kWH).


(NIN)