Dishub Yogyakarta Kaji Jaringan Trayek Bus Sekolah

Agus Utantoro    •    Senin, 20 Mar 2017 12:48 WIB
bus sekolah
Dishub Yogyakarta Kaji Jaringan Trayek Bus Sekolah
Ilustrasi -- ANT/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dinas Perhubungan Yogyakarta melakukan kajian jaringan trayek bus sekolah untuk memudahkan siswa mengakses sarana angkutan umum. Kajian ini nantinya diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan bus.

"Beberapa kota besar di Indonesia sudah memiliki bus sekolah. Kota Yogyakarta pun berharap bisa mewujudkannya. Namun, kami harus melakukan kajiannya terlebih dulu," kata Kepala Seksi Penyelenggara Angkutan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Tri Haryanto, Senin, 20 Maret 2017.

Menurut Haryanto, latar belakang penyusunan jaringan trayek bus sekolah ini adalah kondisi lalu lintas di Kota Yogyakarta yang semakin lama semakin padat, khususnya saat jam pergi atau pulang sekolah. Akibat volume kendaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas juga semakin tinggi.

"Ini yang kemudian coba kami cari cara untuk mengatasinya. Salah satunya adalah operasional bus sekolah," katanya.

Haryanto menyebut, korban kecelakaan di jalan raya didominasi pengendara motor. "Padahal, banyak siswa sekolah khususnya SMA/SMK yang menggunakan sepeda motor untuk ke sekolah, meskipun usia mereka terkadang belum cukup untuk memiliki surat izin mengemudi (SIM)," jelasnya.

Bus sekolah, lanjut Haryanto, bisa menjadi alternatif angkutan yang berkeselamatan dan sekaligus mengurangi volume kendaraan pada waktu-waktu tertentu.

Setelah hasil kajian ini selesai, akan ditawarkan ke pusat atau bisa dijadikan sebagai corporate social responsibility (CSR). Selain dioperasionalkan menggunakan bus baru, operasional bus sekolah bisa dijadikan satu dengan TransJogja.

"Misalnya saja, pemerintah memberikan pelayanan ke siswa yang tinggal di gang-gang kecil dengan kendaraan feeder untuk kemudian diantar ke halte TransJogja terdekat," katanya.

Solusi lain yang bisa digunakan, lanjut Haryanto, adalah dengan mengubah rute TransJogja agar lebih banyak melalui sejumlah sekolah di Yogyakarta.


(NIN)