Raja Yogyakarta tak Tersinggung Tulisan 'Bunuh Sultan'

Patricia Vicka    •    Rabu, 02 May 2018 17:03 WIB
may daykerusuhan
Raja Yogyakarta tak Tersinggung Tulisan 'Bunuh Sultan'
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Yogyakarta. (MEdcom.id/Patricia Vicka)

Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau, warga Yogyakarta tak terprovokasi aksi ricuh saat peringatan Hari Buruh Internasional di pertigaan UIN Sunan Kalijaga.

"Masyarakat saya minta jangan terpancing emosi. Tetap tenang," tegas Sultan usai memimpin upacara Hardiknas di Alun-alun Utara Yogyakarta, Rabu 2 Mei 2018.

Raja Yogyakarta ini meminta warga tidak main hakim sendiri dan menyerahkan penyelesaian kasus ke polisi. Menurutnya, aparat telah mengejar dan menetapkan pelaku kericuhan. 

"Serahkan saja pada mereka (polisi)," ucap dia.

Baca: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pembakaran Pos Polisi di Yogyakarta

Sultan pun santai menanggapi perihal tuntuntan peserta aksi yang menuliskan ancaman 'Bunuh Sultan. Bunuh Sultan', dalam aksi tersebut. Tulisan tersebut, sempat menyulut emosi warga sekitar. 

Sultan berpendapat, tulisan tersebut tak jadi ancaman dan tak perlu diributkan. Raja Yogyakarta itu pun tak berniat melapor dugaan ancaman tersebut ke polisi. 

"Masa apa-apa kok lapor," pungkasnya.

Baca: Polisi Buru 10 Terduga Pelaku Perusakan Pos Polisi


(LDS)