PPP Djan Faridz Ancam Gugat Calon Kepala Daerah Kubu Romy

Pythag Kurniati    •    Minggu, 07 Jan 2018 18:49 WIB
kisruh ppp
PPP Djan Faridz Ancam Gugat Calon Kepala Daerah Kubu Romy
Ilustrasi

Solo: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz mengimbau para calon peserta Pilkada 2018 tidak meminta dukungan PPP kubu Romahurmuziy. Dasar PPP kubu Romy berupa surat keputusan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM) disebut masih cacat hukum.

"Kepada seluruh calon peserta pilkada, baik cagub, calon wali kota, maupun calon bupati agar tidak meminta dukungan PPP kubu Romy," kata Wakil Ketua Umum PPP muktamar Jakarta Humphrey Djemat di Solo, Jawa Tengah, Minggu, 7 Januari 2018.

Menurut Humphrey, proses pembatalan surat keputusan MenkumHAM yang dipegang PPP kubu Romy masih bergulir. Sehingga dukungan yang diberikan PPP kubu Romy pada calon peserta pilkada bakal berbuntut panjang.

Humphrey menegaskan bakal menggugat peserta pilkada yang terbukti mendapatkan dukungan dari kubu Romy. "Bukan hanya itu saja, bahkan kalau sudah ada hasil (pilkada), pasti hasilnya kami gugat lagi. Karena dukungan berasal dari PPP yang tidak sah," lanjutnya.

Dukungan sah dari PPP, lanjut Humphrey, adalah yang sesuai dengan Keputusan Mahkamah Partai Nomor 49 Tahun 2014, Putusan PK Mahkamah Agung Nomor 79 Tahun 2017, serta Putusan Kasasi MA Nomor 491 dan 514. "Keputusan tersebut menyebut secara tegas kewenangan perselisihan internal partai PPP diselesaikan melalui mahkamah partai," ujarnya.

Putusan Mahkamah Partai Nomor 49 tersebut juga dikuatkan dengan Putusan PTUN MA Nomor 504 dan Putusan Kasasi Nomor 601. Ini berarti dukungan berlambang Kakbah yang sah berasal dari PPP di bawah kepemimpinan Djan Faridz.


(NIN)