Sempat Disandera di Papua, 43 Warga Jateng Pulang Kampung

Mustholih    •    Rabu, 22 Nov 2017 22:02 WIB
kelompok bersenjata di papua
Sempat Disandera di Papua, 43 Warga Jateng Pulang Kampung
Salah satu warga Jateng yang sempat disandera kelompok kriminal bersenjata jalani pemeriksaan kesehatan di Bandara Ahmad Yani. Foto: Metrotvnews.com / Mustholih

Semarang: Puluhan warga Jawa Tengah yang dikabarkan sempat disandera oleh kriminal bersenjata di Desa Kimbeli dan Desa Bantil, Tembagapura, Papua, akhirnya bisa pulang kampung. Mereka mendarat di Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, pada pukul 19.20 WIB.

"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berperan membantu memfasilitasi pemulangan sejak dari Timika, Papua, sampai Bandara (Ahmad Yani), kemudian diantar dengan bus ke rumah masing-masing," kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng Ahmad Rofai di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Rabu, 22 November 2017.

(Klik: 34 Warga Demak Disandera di Papua)

Warga Jateng yang pulang malam ini berjumlah 43 orang. Sebanyak 38 orang merupakan warga Demak sedangkan lima orang lagi merupakan warga Rembang.

"Mestinya 39 orang (warga Demak), tapi satu tertinggal," jelas Rofai menegaskan.

(Baca: Polda Papua Pastikan tak Ada Lagi Warga yang Disandera)

Semua warga Jateng yang dipulangkan dari Papua relatif dalam keadaan sehat. Pemerintah Jawa Tengah berencana memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan bagi mereka setelah sampai di rumah masing-masing.

"Kalau mereka siap, kita bantu. Jadi langkah Jateng yang penting merejka aman dulu. Setelah itu mereka ingin apa nanti kita bantu," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Wika Bintang, di tempat sama.

(Baca juga: Kelompok Bersenjata Sandera Ribuan Warga di Papua)


(SUR)