Pria Karanganyar Edaran Ribuan Pil Trihexyphenidyl

Pythag Kurniati    •    Rabu, 19 Apr 2017 16:28 WIB
narkoba
Pria Karanganyar Edaran Ribuan Pil <i>Trihexyphenidyl</i>
Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak dan tersangka pengedar pil.

Metrotvnews.com, Karanganyar: Anggota Polres Karanganyar, Jawa Tengah menyita hampir seribu butir pil kuning atau Hexymer Trihexyphenidyl dari tangan AS. Obat yang biasa digunakan penderita parkinson dan gangguan jiwa itu ditemukan dalam kondisi kemasan siap jual.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, obat ini masuk dalam kategori obat keras, harus dengan resep dokter. Pil ini memiliki efek hampir sama dengan narkotika seperti halusinasi hingga ketergantungan.

"Efek pil yang kemudian menjadikan obat ini disalahgunakan," ungkap Ade Safri di Mapolres Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu, 19 April 2017.

Berdasarkan keterangan tersangka, pil tersebut ia beli dalam kemasan toples. Masing-masing toples berisi seribu butir pil. "Pengakuan AS, ia mendapatkan barang tersebut dari online. Penjualnya di luar jawa," kata Kapolres.

Oleh tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga rental Play Station itu, pil tersebut dikemas dalam plastik kecil. Satu plastik berisi sepuluh butir pil dan dibanderol Rp25 ribu hingga Rp30 ribu.

AS mendapatkan keuntungan Rp13 ribu dari satu plastik kecil pil yang dijualnya. "Tersangka telah menjalankan aksinya selama lima bulan. Ia memasarkan pil terlarang tersebut pada para remaja," tutur Ade Safri.

Selama lima bulan, tersangka mengaku telah menjual enam toples atau total 6 ribu pil di wilayah Karanganyar. Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 197 subsider Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tenteng Kesehatan dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Kami juga akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar serta pihak-pihak terkait untuk mengawasi peredaran pil ini. Lantaran sangat membahayakan bagi generasi muda," tutup Kapolres.


(SAN)