Cegah Kebakaran, Pasar Legi akan Dibangun Berkonsep Hanggar

Pythag Kurniati    •    Kamis, 08 Nov 2018 13:03 WIB
kebakaran pasar
Cegah Kebakaran, Pasar Legi akan Dibangun Berkonsep Hanggar
Kondisi Pasar Legi, Solo, pasca kebakaran beberapa waktu lalu, Kamis, 8 November 2018. Pythag Kurniati.

Solo: Pemerintah Kota Solo berencana membangun kembali Pasar Legi sebagai pasar yang lebih aman dari kebakaran. Bangunan baru nantinya dikonsep berbentuk hanggar atau los terbuka.

Lahan seluas 16.640 meter persegi akan digunakan untuk bangunan pasar seluas 12.125 meter persegi. Sisanya akan digunakan untuk lahan parkir dan bongkar muat barang. Dengan konsep hanggar, pasar hanya akan dibuat satu lantai. Penataan pedagang pun dibuat minim sekat.

"Kalau bangunan sebelumnya kan bersekat-sekat, membuat pemadam kebakaran kesulitan. Kalau hanggar kan nanti lebih mudah," kata Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Kamis, 8 November 2018.

Baca: Ribuan Kios di Pasar Legi Solo Ludes Terbakar

Hadi Rudyatmo tidak ingin insiden kebakaran di pasar tersebut kembali terulang. Selain aman, konsep pembangunan ini diyakini lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli.

"Sirkulasi udaranya juga lebih baik," jelas Hadi Rudyatmo.

Meski dibangun satu lantai, pemkot memastikan seluruh pedagang yang berjumlah dua ribuan orang itu tetap akan tertampung di dalam pasar. Pedagang juga sudah dilibatkan dalam pemilihan konsep ini.

"Jika ini terealisasi, maka Pasar Legi ini akan menjadi pasar pertama di Jawa Tengah dengan konsep hanggar," jelas Rudy.

Baca: Tiga Pasar Bersejarah di Solo yang Terbakar

Saat ini pemkot sedang membuat detail engineering design (DED) bangunan baru Pasar Legi. Kisaran dana yang dibutuhkan untuk membangun pasar baru akan diketahui setelah DED rampung.

Seperti diketahui, Pasar Legi yang merupakan pasar induk di Kota Solo terbakar pada Senin petang, 39 Oktober 2018. Akibatnya ribuan los dan kios pedagang ludes terbakar.


(DEN)