Pemkab Tegal akan Tuntut Pabrik Petasan Kosambi

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 29 Oct 2017 19:32 WIB
gudang petasan meledak
Pemkab Tegal akan Tuntut Pabrik Petasan Kosambi
Bupati Tegal Enthus Susmono -- MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Tegal: Sebanyak tujuh warga Kabupaten Tegal ikut menjadi korban meledaknya pabrik petasan di Kosambi, Tangerang, Banten. Pemerintah Kabupaten Tegal berencana menuntut pemilik pabrik petasan.

"Perusahaan petasan itu harus bertanggung jawab. Harus ada asuransi dan kompensasi untuk para korban," kata Bupati Tegal Enthus Susmono di Tegal, Jawa Tengah, Minggu 29 Oktober 2017.

Enthus mengatakan, sudah memerintahkan kepala desa dan camat untuk melakukan pendampingan keluarga korban. Dinas Sosial Kabupaten Tegal juga ikut turun mendampingi.

Saat ini, lanjut Enthus, pihaknya masih menunggu proses identifikasi oleh Kepolisian. "Kita masih menunggu kepastian korban," ujarnya.

Dalang nyentrik ini sangat menyesalkan terjadinya insiden yang memakan banyak korban tersebut. Menurutnya, pemerintah harus tegas terhadap pemilik pabrik petasan.

"Kembang api itu juga termasuk petasan, sudah pasti berbahaya. Makanya, selama saya memimpin tidak pernah ada pesta kembang api di Kabupaten Tegal," tegasnya.

Sementara itu, Rojianto, 50, ayah tiga korban ledakan pebrik petasan Kosambi, mengaku belum dihubungi pihak perusahaan tempat anaknya bekerja. "Tidak ada kabar sama sekali," ujarnya.

Walau begitu, Rojianto masih tetap menunggu kepastian nasib satu anaknya yang dinyatakan hilang. "Keluarga masih cemas," ucapnya.

Kepala Desa Balaradin Umar Utsman mengatakan, keluarga dari tiga korban yang dinyatakan hilang sudah berada di Jakarta. Mereka masih menunggu proses identifikasi dari tim forensik di Rumah Sakit Polri Kramatjati.

Menurut Umar, para keluarga korban sudah menyiapkan dokumen, foto, hingga barang-barang milik korban yang diperlukan tim forensik untuk mencocokkan identitas para korban yang tewas. "Kartu Keluarga (KK), foto, sidik jari, sampai sikat gigi yang pernah dipake juga dibawa," jelasnya.

Sebelumnya, tujuh warga Desa Balaradin, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal turut menjadi korban ledakan pabrik petasan di Kosambi pada Kamis 26 Oktober 2017. Dari tujuh korban tersebut, dua orang mengalami luka bakar ringan, dua orang luka bakar 80 persen, dan tiga lainnya masih hilang.

 


(NIN)