Polda DIY Limpahkan Berkas Kasus Kerusuhan May Day di Pekan Depan

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 03 May 2018 16:27 WIB
may daykerusuhan
Polda DIY Limpahkan Berkas Kasus Kerusuhan May Day di Pekan Depan
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo (kiri duduk). (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Sleman: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja cepat memproses hukum 12 tersangka dalam demonstrasi peringatan hari buruh internasional, Selasa, 1 Mei 2018. 12 orang yang jadi tersangka yakni AM, 24; MC, 25; MI, 22; BV, 24; WAP, 24; ZW, 22; EA, 22; dan AMH, 20, MS; MAP; HSB; dan MA. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo mengatakan polisi menyidik kasus kerusuhan pada hari buruh itu secara maraton. Ia menyatakan aparat hendak segera merampungkan pemberkasan kasus itu. 

"Kami ingin segera menuntaskan berkas perkara. Kamis pekan depan kami kirim ke jaksa penuntut umum untuk dilakukan penelitian," kata Hadi di Polda DIY, Kamis, 3 Mei 2018. 

Menurut dia, polisi menyidik kasus itu tidak melihat siapa dalang di balik aksi berujung kerusuhan perusakan pos polisi. Polisi lebih menekankan peran setiap tersangka. 

Hadi menyoroti tersangka MC yang berperan sebagai koordinator umum aksi. "Kami mencoba mengurai, menelusuri, dan menelisik," ucapnya. 

Ia menambahkan, pengusutan aspek lain memerlukan proses panjang. Sebab, kata dia, harus berkoordinasi dengan lembaga lain.

"Pengusutan aspek lain, seperti pembiayaan, masih harus koordinasi  seperti dengan perbankan. Kalau spanduk yang dipakai kami kira itu ditulis tangan, daru mereka sendiri," jelasnya. 

Sebelumnya, polisi menetapkan 12 tersangka dalam kasus perusakan pos polisi dalam aksi May Day di Yogyakarta. Empat dari 12 tersangka diantaranya tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun dan diyakini tak lari dari proses hukum polisi menyita barang bukti seperti 10 batu, 48 buah botol yang dijadikan molotov, empat buah mercon, lima buah cat semprot, 17 botol berisi bahan bakar, lima bendera dan tujuh spanduk, empat plastik berisi bahan bakar, dan empat batang kayu. 



(ALB)