Makarel Kalengan Mengandung Cacing Masih Beredar

Patricia Vicka, Kuntoro Tayubi    •    Senin, 02 Apr 2018 10:41 WIB
makanan berbahaya
Makarel Kalengan  Mengandung Cacing Masih Beredar
Petugas BPOM DIY Sidak Ikan Kaleng di Supermarket DIY. (medcom.id/Patricia Vicka)

Jateng: Balai Pengawasann Obat dan Makanan (BPOM) DIY menemukan empat merek ikan makarel kalengan yang diduga mengandung cacing dan anisakis di supermarket di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ikan kalengan itu ditemukan saat BPOM menyidak sejumlah supermarket pekan lalu. 

Kepala BPOM DIY Sandra MP Linthin mengatakan ke empat merek itu adalah Gaga, Maya, Ayam Brand, dan Botan. Seluruh merek tersebut kini sudah ditarik dari peredaran dan etalase toko.

"Waktu kami sidak, pihak toko sudah mau memisahkan makarel kalengan dari etalase toko dan mereturnya ke produsen. Kami sudah cek juga retur pengembaliannya," kata Sandra di Yogyakarta, Senin, 2 April 2018.

Kempatnya termasuk dalam 27 daftar makarel kalengan yang diduga mengandung cacing dan anisakis yang dirilis BPOM beberapa waktu lalu. 

Sandra melanjutkan dalam sidak ini pihaknya turut mengambil beberapa contoh ikan makarel untuk diteliti. 

"Hasilnya dari 16 sampling yang kami ambil, ada 9 sampel yang terdeteksi ada cacing. Kami sudah kirim mereknya ke pusat," jelasnya.

Tak hanya di DIY, BPOM Semarang, Jawa Tengah, pun menemukan ikan kalengan yang mengandung cacing pita. Sayangnya, BPOM tidak menyebutkan merek.

"Kami memang menemukan ikan kalengan yang mengandung cacing pita. Tapi belum bisa kami sebutkan mereknya. Biar nanti BPOM saja yang membeberkannya," kata Kepala BPOM Semarang Endang Pudjiwati saat dihubungi, Minggu, 1 April 2018.

Endang mengaku temuan tersebut tidak hanya terjadi di Semarang, tapi juga di wilayah Tegal dan sekitarnya. 

"Jangan saya yang statemen, nanti biar (BPOM) pusat saja," ucapnya.

Ia meminta masyarakat berhati-hati saat mengonsumsi ikan kalengan. "Cacing pita sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, karenanya masyarakat diminta berhati-hati dalam mengonsumsi ikan kaleng," ungkapnya.

Pihaknya kini masih terus mengawasi penarikan semua merek makarel kalengan diduga bercacing dari supermarket dan toko-toko. BPOM menginstrukikan jangan sampai ada masyarakarat yang mengonsumsi ikan kalengan bercacing.

Masyarakat diimbau melapor ke BPOM bila menemukan 27 merek ikan makarel kalengan yang masih beredar. 

Sebanyak 27 merek makarel kalengan yang diduga mengandung cacing dan anisakis yakni ABC, ABT, Ayam Botan, Gaga, Chips, Dongwon, Dr Fish, Farmer Jack, Fiesta Seafood, Hoki, Hosen, IO, Jojo, King Fisher, Maya, LSC, Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio, TSC, dan TRS. Sebelas di antaranya adalah merek lokal dan 16 lainnya impor.


(LDS)