Selat Solo dan Serabi Disajikan pada Pernikahan Putri Presiden

Pythag Kurniati    •    Minggu, 08 Oct 2017 15:41 WIB
jokowi mantu
Selat Solo dan Serabi Disajikan pada Pernikahan Putri Presiden
Pekerja membuat serabi Solo, Ant- Andika Betha

Metrotvnews.com, Solo: Pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, tinggal sebulan lagi. Pihak keluarga berencana menyajikan makanan khas jawa.

“Menunya makanan-makanan Jawa,” ungkap Gibran Rakabuming Raka, juru bicara acara pernikahan, Minggu 8 Oktober 2017.

Menurut putra sulung Presiden, beberapa sajian di antaranya cabuk rambak, selat solo, serabi, dan tengkleng. Menurut Gibran, sajian itu hampir sama dengan menu saat ia menikah dua tahun lalu.

Pada saat pernikahan Gibran dan Selvi pada 2015, aneka minuman tradisional juga dihidangkan. Misalnya beras kencur dan gula asem.


(Selat Solo, MI)

Pemilihan menu makanan khas Jawa tersebut bukan tanpa alasan. Gibran mengungkapkan para tamu yang hadir dari seluruh daerah bisa mencicipi lezatnya kuliner khas Jawa, khususnya khas Solo.

Meskipun calon mempelai lelaki berasal dari Medan, Gibran mengaku, saat resepsi di Solo makanan khas Sumatera tidak dihidangkan. “Hanya makanan khas Jawa saja saat resepsi di Graha Saba Buana,” jelas dia.

Semua makanan akan ditangani oleh katering Chilli Pari yang merupakan salah satu usaha Gibran.

Diawasi Tim Dokter

Banyaknya tamu penting yang bakal hadir dalam pernikahan Kahiyang-Bobby, membuat tim dokter dari istana turun tangan. Tim dokter akan mengecek kelayakan makanan sebelum disantap oleh para tamu. 

“Sebelum disajikan akan ada tim dokter yang mengecek,” imbuh ayah dari Jan Ethes Sri Narendra itu.

Meski Gibran masih belum menyebut siapa saja tamu-tamu yang akan hadir namun ia menyiapkan hidangan untuk sekitar 4 ribu tamu. Resepsi akan digelar dengan konsep standing party di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah.

Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution bakal menikah pada 8 November 2017. Pernikahan mengusung konsep tradisional jawa.

Adapun rangkaian acara dimulai sejak 7 November 2017. Pihak keluarga akan menggelar pengajian, siraman, hingga midodareni.


(RRN)