Menhub: Belum Ada Kepastian Jalur Kereta Api Semi Cepat Jakarta-Surabaya

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 09 Dec 2017 18:36 WIB
kereta api
Menhub: Belum Ada Kepastian Jalur Kereta Api Semi Cepat Jakarta-Surabaya
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Gunungkidul: Pembangunan kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya bakal dilakukan pada medio 2018. Tapi, jalur kereta api itu belum tuntas pembahasan.

"Jalur yang akan ditetapkan yang existing belum diputuskan. Alternatif existing. Apakah akan menambah nero gate, standar gate, apakah akan menambah standar gate tapi dua. Nanti ada varian yang akan dikembangkan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Desa Karang Asem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 9 Desember 2017. 

Menteri Budi menyatakan masa depan kereta api di Indonesia adalah kereta (cepat). Dia mengatakan, masih ada kemungkinan menentukan jalur-jalur yang lain. Ia menegaskan mengharapkan jalur kereta api Jakarta-Surabaya bisa segera rampung.

"Kelangsungan industri kereta api bagus. Jika diteruskan konten lokalnya harus layak," ucapnya.

Ia menambahkan rencana pembanguan kereta api semi cepat masih pada tahun depan. Sementara, biaya pembangunan akan menyesuaikan teknologi yang akan digunakan. 

"Teknologi ini berkait anggaran. Bisa Rp60 triliun, bisa Rp150 triliun. Tergantung settingan-nya," cetusnya. 

Proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya bakal dimulai pada 2018. Target realisasi proyek memakan waktu kurang lebih dua tahun.

Kereta api semi cepat melintas dari Jakarta menuju Surabaya dengan kecepatan minimal 140 kilometer per jam. Sehingga waktu tempuh dua kota hanya lima jam. Sementara perjalanan kereta Jakarta-Surabaya saat ini memakan waktu kurang lebih 10 jam.


(ALB)