Apotek Kudus Protes Pembangunan Unit Pelayanan Jantung

Rhobi Shani    •    Selasa, 11 Oct 2016 13:42 WIB
proyek rumah sakit
Apotek Kudus Protes Pembangunan Unit Pelayanan Jantung
Proyek pembangunan UPPJ RSUD dr Loekmonohadi, Kudus, Jateng. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Kudus: RSUD dr Loekmonohadi, Kudus, Jawa Tengah, sedang membangun gedung Unit Pelayanan Penyakit Jantung (UPPJ). Namun, proyek gedung dengan anggaran Rp39,5 miliar itu diprotes Perusahaan Daerah (PD) Apotek milik Pemkab Kudus.

Gara-garanya, sejumlah tembok di gedung PD Apotek itu retak. Padahal, bangunan itu baru dibangun pada 2014.

Baca: Gedung Layanan Jantung Dibangun dari Cukai Tembakau

Pjs Kepala PD Apotek Nur Indah bilang, kerusakan terjadi sejak pelaksana proyek mengoperasikan paku bumi. “Tembok gedung kami mulai retak akibat getaran,” ujar Indah, Selasa (11/10/2016). Letak PD Apotek berada di samping lokasi pembangunan gedung UPPJ.

Selain aktivitas paku bumi, Indah menambahkan, reruntuhan material juga membuat atap gedung apotek hancur dan berakibat kebocoran. Pihaknya bahkan terpaksa mengevakuasi obat-obatan.
 
“Beberapa dinding ruangan retak dan atapnya ambrol. Kalau hujan, air masuk. Dan itu bahaya kalau kena obat-obatan,” kata Indah.
 
Indah mengaku sudah berkoordinasi dengan rekanan pelaksana proyek gedung UPPJ RSUD dr Loekmonohadi. Pihak pelaksana proyek, katanya, siap bertanggungjawab.
 
Pelaksana proyek gedung UPPJ, Heri, menyatakan, kesanggupannya untuk memperbaiki kerusakan. "Secepatnya kami kerjakan,” tandas Heri.
(SAN)