Pembentukan UPTD Ancam PHK 10 Pegawai Museum Radya Pustaka

Pythag Kurniati    •    Rabu, 21 Sep 2016 13:02 WIB
museum
Pembentukan UPTD Ancam PHK 10 Pegawai Museum Radya Pustaka
Museum Radya Pustaka Kota Solo Jawa Tengah. Foto: Metrotvnews.com/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Nasib 10 pegawai Museum Radya Pustaka masih menjadi tanda tanya. Ini menyusul akan dibentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum.

Pemkot Solo berencana menempatkan pegawai negeri sipil untuk mengelola UPTD Museum. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo Eny Tyasni Suzana.

"Sistem pengelolaan nantinya sudah di bawah kepala UPTD yang merupakan PNS serta beberapa staf yang ditunjuk," ujar Eny, Rabu (21/9/2016). 

UPTD Museum juga akan merekrut tenaga ahli permuseuman. Eny mengatakan idealnya setiap museum diisi 10 tenaga harian pengelola museum. "Nah, untuk pegawai yang sudah ada, kami belum tahu (nasib mereka)," kata dia.

Ketua Komite Museum Radya Pustaka Purnomo Subagyo meminta Pemkot Solo mempertahankan 10 pegawai lama di luar komite yang telah bekerja di Museum Radya Pustaka

"Kalau komite diganti, silakan. Tapi, saya harap pegawai lama dipertahankan karena yang pokok justru mereka," kata Purnomo.

Kesepuluh pegawai itu memegang fungsi penting, yakni sebagai pemberi informasi (guide), juru pelihara, dan penjaga. Para pegawai lama Museum Radya Pustaka, lanjut Purnomo, dinilai telah mengetahui bagaimana memperlakukan dan merawat museum.

"Boleh saja nanti bendaharanya PNS, memakai kurator dari luar, tapi kami minta di luar itu pegawai yang sudah ada tetap dipakai," ujar Purnomo.

Purnomo menyambut baik rencana Pemkot membentuk UPTD Museum. "Agar tak ragu-ragu lagi mengeluarkan anggaran," ujarnya.


(UWA)