Polisi Yogya Pungli, Polda: Tim Saber Masih Bekerja

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 17 Nov 2016 16:04 WIB
pungutan liar
Polisi Yogya Pungli, Polda: Tim Saber Masih Bekerja
Foto ilustrasi. (Ant/Aloysius Jarot Nugroho)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejumlah praktik pungutan liar (pungli) diduga masih terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua sopir agen pariwisata mengaku mengalami pungli.

Pertama, sopir bernama Rusli mengaku mengalami pungli di kawasan Hutan Wanagama, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia merasa saat itu dicari-cari kesalahan oleh polisi lalu lintas sehingga ditilang Rp100 ribu. Tapi polisi tidak memberikan kertas tilang.

Sementara, sopir lain, Edi mengaku hampir terkena pungli saat hendak mengambil surat kendaraan di Pengadilan Negeri Sleman, setelah sebelumnya ditilang di Jalan Solo, Sleman Yogyakarta, pekan lalu.

Baca: Sopir: Injak Marka Jalan di Gunungkidul Rp100 Ribu

Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli) yang dijalankan Polda DIY membantah jika tim yang dikukuhkan Gubernur DIY, Sultan HB X, 1 November lalu, tak melakukan sesuatu.

"Tim Saber Pungli sudah dan masih berjalan sampai saat ini," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Anny Pudjiastuti saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (17/11/2016).

Anny menjelaskan, Tim Saberpungli bekerja di berbagai instansi. Namun, Anny enggan menyebutkan sudah di instansi mana tim saberpungli bekerja.

"Kami tidak bisa bekerja satu per satu. Kami bekerja, baik eksternal maupun internal," ungkapnya.

Anny menyebutkan tim saberpungli sudah melakukan operasi tangkap tangan pejabat Kantor Imigrasi Yogyakarta yang beralamat di Jalan Km. 10 Sleman. Pejabat berinisial BDP itu ditangkap dengan bukti uang Rp11.550.000 dan sudah menjadi tersangka. Pejabat tersebut kini sudah tak memiliki jabatan dan dikembalikan ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY.

Baca: Pejabat Imigrasi Yogya jadi Tersangka Pungutan Liar

"Tim saberpungli akan terus bekerja, sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing," ucap Anny.


(SAN)