Waspada, Puting Beliung Bakal Terjadi di Yogyakarta

Patricia Vicka    •    Jumat, 14 Oct 2016 14:24 WIB
cuaca buruk
Waspada, Puting Beliung Bakal Terjadi di Yogyakarta
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Masyarakat DIY diminta waspada pada potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi tiga hari ke depan. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan di Yogyakarta dan beberapa daerah lain diprediksi turun hujan lebat disertai kilat dan angin puting beliung pada 12-14 Oktober 2016. 

"Khusus di Yogyakarta, daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem adalah Kabupaten Sleman dan Kulon Progo," kata Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG DIY, Joko Budiyono, Jumat (14/10/2016).

Di Sleman, daerah yang berpotensi hujan lebat disertai petir, di Tempel, Turi, Pakem, Mlati, Nganglik, Sayegan, dan Cangkringan. "Curah hujannya bisa sampai 300-400 milimeter per bulan," kata Joko saat dihubungi di Yogyakarta, Jumat (14/10/2016). 

Di Kulonprogo cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Kecamatan Samigaluh, Kali bawang, Temon, Girimulyo, Nanggulan, dan Kokap. 

"Dua Kabupaten itu yang paling berpotensi menimbulkan awan cumulonimbus yang bisa menghasilkan angin kencang, petir, dan puting beliung," ujarnya.

Eko menjelaskan cuaca ektrem timbul akibat adanya belokan angin di selatan Laut Jawa. Saat ini tengah terjadi perubahan arah angin dari arah barat menuju arah timur. Hal ini menyebabkan ada pelemahan angin timur dan penguatan angin barat. 

"Angin belum stabil berganti arah dari timur ke barat. Jadi, muncul peluang terbentuknya awan cumulonimbus. Awan ini yang menghasilkan hujan lebat, petir, dan angin kencang," kata dia.

Masyarakat, kata Eko, bisa mendeteksi sendiri cuaca ekstrem yang akan terjadi. Caranya dengan memperhatikan perubahan cuaca dan melihat perubahan awan. 

"Jika langit mendadak gelap dan terlihat gumpalan awan seperti kol, itu pertanda awan cumulonimbus terbentuk dan akan terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang," katanya.


(UWA)