Waspada Rampok saat Mesin ATM Macet

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 20 Mar 2017 20:17 WIB
perampokan
Waspada Rampok saat Mesin ATM Macet
Pelaku pembobol ATM diringkus bersama barang bukti oleh kepolisian Pekalongan, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Pekalongan: Komplotan pelaku pengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) lintas kota, ditangkap petugas Polres Pekalongan Kota, Jawa Tengah, setelah menggasak uang korbannya sebanyak Rp14 juta, di mesin ATM Rumah Sakit Bersalin Aisyah Pekajangan, Senin, 20 Maret 2017. 

Korbannya bernama Aftanul Alif, warga Bligo, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Perampokan bermula saat ia kesulitan ketika menarik uang dari mesin ATM. Kemudian datang dua pelaku yang berpura-pura memberi pertolongan.

“Waktu itu kartu ATM sudah saya masukkan ke mesin, tapi mesin rusak dan mampet, kartunya engak bisa keluar lagi. Mereka datang dan saya disuruh mencet salah satu tombol,” kata Aftanul Alif kepada Metrotvnews.com.

Alif lantas meninggalkan ATM dan pergi ke kantor bank. Dia bermaksud memblokir rekening. Namun, saldo tabungannya sudah ludes. “Setelah dari bank, saya lihat kedua pelaku, dan saya teriaki maling-maling," katanya.

Pelaku melarikan diri dan menabrak petugas polisi yang sedang patroli. Pelaku pun tak luput dari amukan warga.

Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Kristanto Budi Nursetya mengatakan modus dari pelaku pembobolan adalah dengan mengganjal mesin ATM dengan menggunakan korek api, serta dipasangi stiker bertuliskan nomor telepon.

Petugas mengamankan dua orang pelaku dari tiga pelaku, yakni Henry, 40, dan Sobri, 38. Keduanya merupakan warga Palembang.

“Masih kami selidiki dan kami kembangkan. Saat ini pelaku yang kami amankan baru dua orang, karena informasi dari korban pelakunya tiga orang, tapi yang satunya berhasil melarikan diri. Mereka ini pelaku lama dan sering melakukan aksi yang sama,” papar Wakapolres.


(SAN)