Dua Dukuh di Tegal Masih Terisolir

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 06 Sep 2017 11:12 WIB
pembangunan desa
Dua Dukuh di Tegal Masih Terisolir
Ilustrasi -- MI/Depi Gunawan

Metrotvnews.com, Tegal: Sebanyak dua dukuh di Desa Wotgalih, Kecamatan Jatinegara, Tegal, Jawa Tengah, masih terisolir. Kedua dukuh yang belum tersentuh pembangunan itu adalah Wanarata dan Karangsari.

Akses jalan menuju ke lokasi, masih berupa tanah liat. Parahnya lagi, untuk menuju ke pedukuhan yang berdekatan dengan Kabupaten Pemalang itu harus melewati dua sungai besar.

"Akses jalannya sangat memprihatinkan. Jika hujan, jalan tidak bisa dilalui," kata anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kabupaten Tegal Bambang Romdhon Irawan saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu 6 September 2017.

Anggota legislatif yang mewakili masyarakat dari daerah pemilihan Kecamatan Jatinegara, Kecamatan Bumijawa, dan Kecamatan Bojong itu sangat prihatin dengan kondisi dua dukuh tersebut. Meski sudah kerap diusulkan dilakukan pembangunan, tapi hingga kini belum direalisasi.

"Yang terparah di Pedukuhan Karangsari, karena jarak dari kota kecamatan mencapai 12 kilometer. Sama sekali tidak ada jalan aspal," ujarnya.

Bambang mengungkapkan, akses jalan menuju Dukuh Karangsari hanya satu, yakni milik Perhutani. Jalan itu bisa dilalui warga dengan sistem pinjam pakai.

Kendati sudah diperbolehkan, tapi kondisi jalan sangat memprihatinkan. Jika ada warga yang hendak melahirkan, acapkali kesulitan karena tidak ada pelayanan kesehatan.

"Kalau sakit atau mau melahirkan, mereka (warga) harus ke pusat desa. Jaraknya cukup jauh dan harus melewati dua sungai besar yang belum ada jembatannya," tutur Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal itu.

Hal serupa juga terjadi di Dukuh Wanarata yang berjarak 9 kilometer dari kota kecamatan. Menurut Irawan, dukuh itu telah memiliki akses jalan milik kabupaten, tapi sudah belasan tahun belum pernah diperbaiki.

"Pelayanan kesehatan juga sama, harus ke pusat Desa Wotgalih. Tapi, warga biasanya memilih ke Kedungjati yang lebih dekat," ujar Bendahara DPC PDIP Kabupaten Tegal itu.

Bambang berharap, pemkab memberikan skala prioritas terhadap pembangunan jalan di dua dukuh tersebut. Pihaknya akan mengusulkan pembangunan akses jalan di Dukuh Karangsari dan Wanarata pada tahun anggaran 2018.

"Harus jadi prioritas untuk pemerataan pembangunan," pungkasnya.


(NIN)