Akhir dari Aksi Duet Jambret Solo

Pythag Kurniati    •    Jumat, 18 Aug 2017 11:16 WIB
penjambretan
Akhir dari Aksi Duet Jambret Solo
Tersangka penjambretan di delapan lokasi dilumpuhkan dengan timah panas. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo membekuk Nur Kholik dan Bagas Mardiyansah. Keduanya merupakan jambret yang mengincar calon pengendara mobil.

Nur dan Bagas diduga telah melakukan penjambretan di delapan tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Solo. Antara lain di Manahan, Banjarsari, Kartasura, dan Laweyan.

Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi menerangkan, pelaku beraksi saat korban-korbannya lengah. "Biasanya saat korban akan masuk mobil, penjambretan dilakukan," ungkap Agus, Jumat, 18 Agustus 2017.

Pelaku memanfaatkan kondisi saat korbannya tidak memperhatikan tas yang dibawa karena fokus membuka pintu mobil. Nur Kholik mengendarai motor menuju arah korban dan Bagas berperan sebagai eksekutor.

"Di delapan lokasi, mereka selalu beraksi bersama," tuturnya. Keduanya beraksi selama tiga bulan terakhir. Uang jutaan rupiah hasil menjambret digunakan untuk foya-foya.

Polisi menangkap keduanya kemarin. Nur Kholik dihadiahi timah panas karena dianggap melawan saat ditangkap. Polisi menyita barang bukti dua unit sepeda motor, tiga buah telepon genggam, enam lembar STNK, dompet berisi identitas serta sebuah jaket, sarung dan kaos.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. "Ancaman hukuman penjara maksimal hingga 7 tahun," ujar dia.


(SAN)