Puluhan Granat Temuan Warga di Tegal Dimusnahkan

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 20 Jul 2017 17:27 WIB
penemuan granat
Puluhan Granat Temuan Warga di Tegal Dimusnahkan
Bukit kapur Desa Karangdawa, lokasi pemusnahan granat yang ditemukan warga Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi) 087830064816

Metrotvnews.com, Tegal: Puluhan granat aktif dimusnahkan oleh tim penjinak bom Polisi Daerah (Polda) Jawa Tengah di Bukit Kapur, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Puluhan granat itu sebelumnya ditemukan warga di bawah Jembatan Kaligung Desa Kagok, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Komandan Subden Jibom Den Gegana Polda Jateng Kompol Masqudori mengatakan, jumlah granat berjenis nanas sebanyak 35 butir. Dia menduga, granat yang ditemukan oleh warga di sekitar Kaligung itu merupakan peninggalan perang dunia ke 2.

"Jenisnya nanas, sama dengan yang dimusnahkan sebelumnya," kata Masqudori usai pemusnahan Granat, Kamis, 20 Juli 2017.

Dia mengemukakan, pemusnahan dilakukan dengan metode disposal atau pemisahan menjadi 5 tahap sesuai dengan prosedur keamanan. Tiap tahap berisi 7-10 granat yang ditanam dalam 2 lubang. "Kita lakukan sebanyak 5 tahap. Dari jumlah total kita bagi sesuai prosedur keselamatan," ujarnya.

Masqudori juga menegaskan, saat peledakan dilakukan, lokasi disterilkan. Warga dilarang melintas di sekitar lokasi peledakan. Proses peledakan berlangsung aman dan tertib.

Baca: 24 Granat Aktif Ditemukan di Tegal

Puluhan granat aktif ditemukan di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, tepatnya di bawah jembatan Kaligung, Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi, Sabtu, 1 Juli 2017. Benda yang diduga peninggalan Perang Dunia II tersebut ditemukan dua pemuda yang sedang mencari ikan tak jauh dari lokasi penemuan granat. 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, penemuan granat bermula saat kakak beradik Roby,29, dan Ricky, 32, warga Desa Bogares Kidul RT 27 RW4 Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, pergi mencari ikan (memancing) di tempat tersebut, Jumat 30 Juni. Kehabisan umpan, mereka mencarinya di balik batu di bawah jembatan.

“Saat itulah mereka menemukan benda mencurigakan mirip granat. Setelah dikorek lagi, ternyata jumlahnya mencapai 11 buah. Lantaran khawatir meledak, benda tersebut kami taruh kembali di sekitar lokasi. Dan kami pulang," kata Roby.
 
Sesampainya di rumah, ia kemudian menceritakan tentang penemuan tersebut kepada orang tuanya. Oleh orang tua mereka, informasi tersebut diteruskan kepada anggota Kodim 0712/Tegal, Serda Ade.
 
Keesokan paginya, dengan diantar Ade, keduanya kemudian lokasi dan mengamankan benda tersebut. Tak hanya itu, setelah dilakukan upaya pencarian, mereka menemukan lagi sebanyak 24 buah.



(ALB)