Pasukan Jepang Menyerbu saat Warga Upacara di Kali Code

Patricia Vicka    •    Kamis, 17 Aug 2017 13:16 WIB
hut ri
Pasukan Jepang Menyerbu saat Warga Upacara di Kali Code
Aksi teatrikal peperangan pasukan Jepang di kali Code. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Upacara tak harus dilakukan di lapangan. Warga di Bantaran kali Code, Yogyakarta merayakan upacara HUT ke-72 RI di tengah kali, tepatnya di wilayah Tegal Panggung, Kota Yogyakarta.

Sejak pagi warga sudah berdandan rapi dengan pakaian adat. Para wanita menggunakan kebaya modern dan celana panjang. Para pria memakai baju lurik dan jarik lengkap dengan blangkon. Mereka segera turun ke tengah-tengah kali Code di bawah jembatan Bambu Rw 14 untuk melakukan upacara bendera.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Dedy Setiwan, perwakilan Camat Danurejan. Komandan upacara Haryono. Meski di tengah sungai, upacara berjalan seperti biasa.

Yang berbeda, ada aksi teatrikal untuk menutup upacara bendera. Belasan pemuda yang memakai baju prajurit Jepang datang ke tengah kali. Mereka mencoba menyerang warga. Bentrok pun terjadi. Warga melawan pasukan Jepang dengan senjata bambu runcing.

Aksi teatrikal itu ditampilkan untuk memperingati pertempuran yang pernah terjadi di wilayah itu pada 7 Oktober 1945. Pertempuran ini dikenal dengan pertempuran Kotabaru dimana pada tanggal 5 Oktober 1945 pasukan Jepang berusaha menyerbu warga di Kotabaru. Perturan ini menewaskan 21 pejuang Indonesia dan melukai 32 orang.

Ketua panitia Octa Viantry menjelaskan warga baru pertama kali melakukan upacara di tengah kali Code. Biasanya, mereka mengikuti upacara kemerdekaan di lapangan sekitar kali Code.

"Acara ini bertujuan untuk mengedukasi warga bahwa sungai itu juga bermanfaat untuk warga. Selama ini kan kami hidup berdampingan dengan sungai dan menganggap sungai itu adalah sumber masalah," ujar Okta.

Panitia berharap melalui aksi teatrikal upacara bendera ini dapat mengedukasi anak anak sekaligus memperingati perjuangan para pahlawan Indonesia.


(SAN)