Gembong Narkoba Ditembak Mati di Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 25 Oct 2017 17:33 WIB
narkoba
Gembong Narkoba Ditembak Mati di Yogyakarta
Kepala BNNP DIY, Brigadir Jenderal Triwarno Atmojo (kiri) dan sejumlah tersangka pengedar narkotika (berpenutup kepala). (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Petugas gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNNP DIY menangkap sejumlah pengedar dan pemasok narkotika di DIY dan Jawa Tengah. Satu dari tujuh yang ditangkap, yakni Alfaruq alias Bob, 40, ditembak mati karena berusaha kabur. Bob ditembak di kawasan Gamping, Sleman, Yogyakarta pada Rabu pagi, 25 Oktober 2017. 

Kepala BNNP DIY Brigadir Jenderal Triwarno Atmojo mengatakan, penangkapan Bob berawal dari pengembangan penangkapan enam tersangka lain. Enam orang yang ditangkap tersebut yakni AS (jaringan Wonosari, Gunungkidul-Subang); S (Wonosari-Subang); IS (Yogyakarta); R (Magelang, Jawa Tengah); MR (Magelang); dan FT (Magelang). 

Dari penangkapan sejumlah orang itu tertuju pada gembong narkoba si Bob. BNNP DIY kemudian bekerja sama dengan BNN. Patugas dari kedua lembaga tersebut berbagi tugas melakukan pengejaran. 

"Penyelidikan BNNP dan BNN, kami membuntuti dari Bandung, ke Jakarta. Penangkapan dilakukan di Gambir," ujar Triwarno di BNNP DIY pada Rabu, 25 Oktober 2017. 

Usai penangkapan, petugas membawa Bob ke Yogyakarta lewat jalur darat. Sampai di kawasan Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, petugas menyilakan Bob untuk buang air kecil di sebuah semak-semak bekas bangunan tak terpakai. Namun, izin dari petugas itu disalahgunakan dan Bob berusaha kabur. 

"Pengawal yang berjumlah dua orang sempat memberikan tembakan peringatan tiga kali. Karena yang bersangkutan tak menyerahkan diri, Bob ditembak," katanya. 

Ia mengungkapkan, upaya penembakan Bob dilakukan karena kondisi masih gelap. Usai penembakan, petugas berkoordinasi dengan Polsek gamping dan membawa jenazah Bob ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. 

Kepala bidang pemberantasan BNNP DIY, AKBP Mujiyana mengungkapkan Bob merupakan DPO dalam sejumlah kasus narkotika di Yogyakarta. Ia menjadi pemasok besar narkotika di kawasan DIY dan sebagian Jawa Tengah. 


(ALB)