Jasad Wisatawan yang Hilang di Gunungkidul Ditemukan di Malang

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 01 Jan 2018 18:56 WIB
orang hilang
Jasad Wisatawan yang Hilang di Gunungkidul Ditemukan di Malang
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Gunungkidul: Ilham Desta Andriyanto, wisatawan yang hilang di kawasan Pantai Baron Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta berhasil ditemukan pada Minggu, 31 Desember 2017. Remaja berusia 15 tahun hilang pada Selasa, 26 Desember 2017 itu ditemukan di perairan Pulau Sempu, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah ll Gunungkidul Marjono mengungkapkan pihaknya memperoleh informasi penemuan jenazah di kawasan Dermaga Pulau Sempu dari koordinator Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) setempat. Penemuan jenazah tanpa identitas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dengan jarak 3 mil dari Pulau Sempu.

Marjono lalu memastikan sejumlah ciri-ciri korban hilang di Pantai Baron, seperti berkaos oblong lengan pendek berwarna putih dengan tulisan 'Joger' dan bercelana tiga perempat warna hitam. "Mirip dengan ciri-ciri korban di Pantai Baron," ujar Marjono saat dihubungi pada Senin, 1 Januari 2018.

Ilham Desta Andriyanto yang merupakan warga Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, sempat dikabarkan hilang pada Selasa, 26 Desember 2017, sesaat setelah bermain air bersama teman-temannya di arus muara sungai Pantai Baron. Ilham diperkirakan hilang sekitar pukul 06.00 WIB karena terseret arus.
 
Dari informasi itu, Marjono kemudian menghubungi keluarga Ilham. Kemudian, kata Marjono, keluarga Ilham berangkat ke Malang pada Senin dini hari untuk memastikan ciri-ciri temuan jenazah.

Menurut Marjono, kondisi fisik korban sudah sulit dikenali. Namun, lanjut Marjono, pihak keluarga merasa yakin jenazah tersebut adalah Ilham. "Tinggal menunggu pemulangan (jenazah)," kata dia.

Ia menambahkan, jarak penemuan jenazah dengan lokasi Pantai Baron sekitar 300 kilometer. Menurutnya, hal itu jadi temuan terjauh atas korban yang hilang di perairan pantai selatan.

"Baru sekali ini. Tapi inilah alam, siapa yang bisa menebak," ucapnya.

Marjono berharap kejadian ini jadi pengingat wisatawan di pantai selatan agar semakin waspada dan hati-hati dengan keselamat diri. Meski petugas berulang kali memberikan peringatan bahaya, namun tetap ada wisatawan yang tak mengindahkan.


 


(SUR)