Siswa yang Operasi Alat Vital Trauma Sekolah

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 09 Nov 2016 16:11 WIB
kekerasan anak
Siswa yang Operasi Alat Vital Trauma Sekolah
Ulu Alan Surengga menunjukkan dokumen hasil pemeriksaan dokter. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: JAT, siswa kelas dua Madrasah Ibtidaiyah Al Kautsar Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, telah menjalani operasi alat vital di RS Panti Rapih. Bocah 8 tahun itu kini enggan ke sekolah lantaran trauma atas kekerasan yang dia alami.

Ulu Alan Surengga, ayah JAM, mengatakan, anaknya mengalami sejumlah masalah medis. Hal yang paling diingat Alan, dokter memvonis JAM mengalami luka di bagian dalam saluran alat vital.

"Kalau buang air kecil, dia merasa perih. Sempat ada bekas bercak darah di kamar mandi waktu di rumah," kata Alan saat di kantor Jogja Police Watch, Rabu (9/11/2016).

Alan mengungkapkan, dokter yang mengoperasi anaknya memperkirakan luka yang dialami JAT sakitnya luar biasa. Dokter, kata dia, heran mengapa JAT bisa tahan saat mengalami luka.

"Kata dokter, sakitnya luar biasa. Kok bisa anaknya tahan. Di dalam (alat vital) ada luka darah dan nanah," ujarnya. JAT dioperasi pada Senin (31/10/2016).

JAT saat ini sudah berada di rumah dan dalam masa pemulihan. Kendati masalah medis selesai, alat vital JAT sudah tak sempurna seperti awal meskipun masih berfungsi baik.

Selain itu, Alan menambahkan, anaknya kini mengalami rasa trauma mendalam. Bahkan Alan menyebutkan anaknya sempat berkata tidak mau sekolah lagi.

"Tapi sudah ditanya, kemungkinan mau sekolah asalkan pindah. Kami minta sekolah harus bertanggung jawab," ungkap Alan.

Seorang guru di Madrasah Ibtidaiyah Al Kautsar, Mustofa mengatakan pihaknya bersedia memberikan pendampingan. Menurut dia, perwakilan guru berencana menjenguk JAT.

Baca: Di-Bully di Sekolah, Seorang Siswa Hampir Impoten

"Tapi belum jadi, mendadak ada halangan. Kami (pihak sekolah) akan lebih memperhatikan lagi kegiatan anak-anak di sekolah," ujarnya.

JAT diduga mengalami beberapa kali kekerasan di sekolah. Di antaranya pada Kamis (20/10/2016), saat Alan menjemput ke sekolah. Sampai di rumah, Alan melihat ada darah di urine JAT. 


(SAN)