Memperlakuan Difabel dengan Layak di Sekolah

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 01 Nov 2016 11:39 WIB
kaum difabel
Memperlakuan Difabel dengan Layak di Sekolah
Tatik Sukilah saat menggendong putranya, Erry Susilo usai menjumput sekolah dengan menyewa ojek. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Memanusiakan manusia. Itulah pedoman yang diterapkan siswa dan guru di SMA 11 Yogyakarta untuk membantu Erry Susilo, 16. Sebagai satu-satunya difabel di sekolah itu, dia mendapat sejumlah perlakuan khusus.

Agus Subiantoro, 55, walikelas Erry di Kelas XII IPS SMA 11, mengatakan sekolah memberikan perlakukan khusus. Pertama, sudut sekolah yang semula bertingkat diubah agar bisa digunakan kursi roda.

"Sekolah juga mengizinkan motor masuk hingga depan kelas hanya untuk Erry saat berangkat dan pulang sekolah," kata Agus kepada Metrotvnews.com, Selasa (1/11/2016).

Baca: Jatuh saat SD, Erry tak Bisa Jalan hingga Remaja

Guru mata pelajaran Ekonomi Akutansi itu mengungkapkan, banyak teman di sekolah yang peduli dengan Erry. Ia mencontohkan, ketika ulangan, temannya selalu membantu mengisikan lembar jawaban dari jawaban yang sudah Erry coret di lembar soal.

Pengisian lembar jawaban itu, kata dia, juga dengan persetujuan pengawas. "Kalau pas istirahat, teman-temannya sampai rebutan mau bantu Erry ke luar ruangan. Ada juga yang menawarkan jajan," ucapnya.

Meski mendapat perlakukan khusus, Agus memastikan memandang sama dalam hal pembelajaran di sekolah. Erry, lanjutnya, dengan keterbatasan fisiknya harus bisa berkompetisi dengan siswa lain tanpa harus dibedakan.

Baca: Semangat Tatik Pompa Kepercayaan Diri Penyandang Difabel

"Nilainya Erry stabil. Dia berusaha mengikuti terus untuk belajar di kelas. Terakhir dia ikut presentasi soal perdagangan internasional di depan kelas. Dia ikut juga menjawab pertanyaan. Ya meskipun dia cukup lambat saat menulis," ujarnya.

Erry pun berharap bisa terus belajar dengan keterbatasannya. Ia berharap selepas dari SMA 11 Yogyakarta ia bisa melanjutkan di Universitas Gadjah Mada. "Jurusannya antara komunikasi atau akuntansi," ucapnya.


(SAN)