Bupati Marzuqi Diberi Peringatan Oleh Majelis Pertimbangan PPP

Rhobi Shani    •    Selasa, 18 Oct 2016 13:18 WIB
pilkada
Bupati Marzuqi Diberi Peringatan Oleh Majelis Pertimbangan PPP
Bupati Jepara Ahmad Marzuqi berada di kamar pingit RA Kartini. (foto: MTVN/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bakal calon bupati Jepara Marzuqi mengaku, mendapatkan peringatan dari Majelis Pertimbangan PPP. Hal itu berkaitan dengan pencalonannya yang diusung oleh PDI Perjuangan.

Diketahui, PPP merekomendasikan Wakil Bupati Jepara, Subroto, sebagai calon bupati Jepara. Namun diam-diam, Marzuqi yang merupakan Ketua DPC PPP Kabupaten Jepara ini ikut mencalonkan diri sebagai bupati melalui dukungan PDI Perjuangan.

"Karena mencalonkan lewat partai yang lain, secara otomatis keluar dari partai sehingga tidak berhak menghadiri acara partai, termasuk pengajian. Intinya seperti itu isi peringatannya,” ujar Marzuqi, Selasa (18/10/2016).

Marzuqi bahkan dilarang oleh partai mengisi pengajian maupun ceramah. Jika nekat, dia akan diturunkan paksa meskipun kehadirannya mengisi ceramah bukan sebagai Bupati Jepara maupun kader partai.

“Saya datang ke pengajian-pengajian kan sebagai kyai,” katanya.

Sementara itu, pernyataan Marzuqi dibantah oleh Wakil Ketua DPW PPP Jateng Istajib. Dia mengatakan Majelis Pertimbangan Partai bukan memberi peringatan, melainkan fatwa yang ditujukan ke seluruh pengurus struktural.

"Ini bukan peringatan, tapi fatwa yang ditujukan ke semua pengurus struktural, kader, maupun simpatisan partai. Bahwa calon bupati selain dari PPP dilarang hadir di acara Pengajian yang diselenggarakan PPP," ucap Istajib.

Istajib bahkan menyarankan agar Marzuqi memaksimalkan dukungan PDI Perjuangan. Sebab, sesuai ADRT PPP, Marzuqi sudah tidak lagi dianggap sebagai anggota PPP.

"Maksimalkan PDI P. Ciptakanlah suasana kondusif, jangan panas," katanya.

Sebelumnya, DPW PPP Jateng menyatakan bakal menindak tegas kadernya yang membelot saat Pilkada Jepara 2017. Kader yang tak mengawal keputusan DPP PPP akan diproses sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.

Seruan itu disampaikan Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie. Itu lantaran adanya laporan kader-kader PPP mengabaikan keputusan partai. DPP PPP yang diketuai Rohamurmuziy sudah menjatuhkan rekomendasi kepada bakal pasangan calon Subroto (petahana Wakil Bupati Jepara)-Nuryahman.


(MEL)