Siswa SMA di Solo Bikin Aplikasi e-Voting

Pythag Kurniati    •    Senin, 26 Sep 2016 18:01 WIB
pendidikan
Siswa SMA di Solo Bikin Aplikasi e-Voting
Seorang siswa mensimulasikan e-voting di SMA Negeri 3 Solo, Senin (26/09/2016).

Metrotvnews.com, Solo: Perkembangan era digital mendorong beberapa siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Solo merancang pemilihan Ketua OSIS secara elektronik. Sistem ini juga disebut e-voting atau pengambilan suara secara elektronik.

Secara teknis, sistem e-voting memungkinkan pemilih mengklik satu dari tiga pasang calon pada aplikasi di laptop. Wakil Ketua Pelaksana Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 3 Solo, Andrey Afandi mengungkapkan panitia menyiapkan token sekali pakai sesuai jumlah siswa.

"Satu orang hanya memilih satu dan kami tidak menggunakan nomor induk untuk menjaga kerahasiaan," kata dia saat sosialisasi sistem e-voting di SMAN 3 Solo, Senin (26/09/2016).

Proses pemungutan suara yang nantinya akan digelar pada 5 Oktober 2016 dilakukan di sepuluh bilik suara yang terbagi dalam dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). Andrey mengungkapkan meski hanya memilih ketua OSIS, panitia dan peserta pemilihan tetap menjunjung tinggi asas pemilu luber jurdil (langsung umum bersih jujur dan adil).

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua OSIS dengan e-voting, Faisal Ary mengatakan sistem pemilihan ini otomatis akan meminimalkan pemakaian kertas dan menekan sampah. "Di dalamnya juga  terdapat tujuan untuk menjaga lingkungan," imbuh dia

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Solo Agus Sulistyo mengapresiasi terobosan siswa-siswi SMA Negeri 3 Solo dalam hal pemilihan umum. Terlebih, lanjutnya, mereka adalah calon pemilih pemula.

"Tahun 2018 nanti akan ada pemilihan gubernur dan para siswa sudah menjadi pemilih pemula. Saya rasa kegiatan tersebut sangat baik sebagai pendidikan berpolitik mereka," kata dia. Agus mengatakan terobosan e-voting juga sejalan dengan tujuan Kota Solo mewujudkan kota ramah demokrasi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3 Solo Sri Widodo berharap aplikasi ini dapat dikembangkan dan diadopsi untuk pemilihan umum di Indonesia.


(SAN)