Delapan Pasang Pengantin Ijab Kabul di atas Mobil Damkar

Patricia Vicka    •    Selasa, 26 Sep 2017 16:29 WIB
Delapan Pasang Pengantin Ijab Kabul di atas Mobil Damkar
Delapan pasang pengantin nan berbaju adat mengikuti acara Nikah Bareng Pancasila Sakti yang diadakan oleh Forum Taaruf Indonesia (FORTAIS). Foto: MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Delapan pasang calon manten di Yogyakarta melakukan akad nikah di tempat tidak biasa. Mereka mengucap janji di atas mobil pemadam kebakaran yang di parkir di depan Gedung DPRD DIY.

Satu persatu mempelai pria mengucapkan ijab kabul di depan penghulu dan wali nikah yang turut naik ke atas modil pemadam kebakaran. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, langsung turun langsung menjadi wali nikah.

Kedelapan pasang pengantin nan berbaju adat mengikuti acara Nikah Bareng Pancasila Sakti yang diadakan oleh Forum Taaruf Indonesia (FORTAIS). Acara akad nikah di atas mobil damkar dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka diangkut oleh dua mobil Damkar milik Pemkot Yogyakarta. Sebelum mengucapkan ijab kabul, ke delapan manten ini mengucapkan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama di atas mobill Damkar.

Ijab kabul unik ini praktis menyedot perhatian wisatawan dan warga yang tengah di sekitar Malioboro. Mereka segera berkumpul mendekati mobil Damkar.


Salah satu pasang pengantin yang menikah di atas mobil pemadam kebakaran. Foto: MTVN/Patricia Vicka

Beberapa calon mempelai pria tampak grogi mengucapkan ijab kabul. Ada beberapa yang harus mengulang ijab kabul. Sementara beberapa pengantin wanita nampak memegang tangan mempelai pria karena takut ketinggian.

Ketua pelaksana acara, Ryan Budi Nuryanto, menyebut kegiatan digelar dalam rangka menyambut HUT Kota Yogya ke-261, Hari Kesaktian Pancasila, dan HUT Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Sewon ke-6. Seluruh pengantin juga tak dibebani biaya sepersen pun.

"Daripada nikah siri mendingan nikah ikut acara Fortais. Acaranya tak dipungut biaya, kami datangkan KUA dan bahkan kami kasih voucher menginap di hotel gratis. Cincin ada gambar Pancasilanya dan beberapa hadiah untuk pengantin," kata Ryan.

Salah seorang mempelai pria, Sudibyo, 40, merasa bersyukur dengan adanya acara ini. Ia dan sang sitri, Warsidi Haryanti, 43, sudah menikah siri lima tahun lalu karena tak memiliki biaya. Namun ia bertekad untuk melegalkan mereka di Pemerintah dan agama.

"Acara ini sangat bermanfaat sekali. Karena bisa membantu kami," kata pria yang tinggal di Bumijo, Kota Yogyakarta.

Salah seorang pengunjung, Widya Astuti, 22, mengatakan nikah di atas mobil damkar ini amat unik. Ia baru pertama kali melihat pernikahan dengan konsep seperti ini.

"Unik, bagus. Ada unsur budayanya juga. Saya baru sampai di sini langsung penasaran tadi," kata wanita asal Cijantung, Jakarta, ini.
(SUR)