Warga Jatirejo Sudah Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih

Iswahyudi    •    Kamis, 14 Sep 2017 17:05 WIB
kemarau dan kekeringan
Warga Jatirejo Sudah Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih
Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kendal, Jawa Tengah, mengantre mendapatkan air bersih -- MTVN/Iswahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Puluhan warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kendal, Jawa Tengah, rela antre lama di bawah terik matahari demi mendapatkan air bersih. Mereka sudah tiga bulan kesulitan mendapatkan air bersih.

"Sudah tiga bulan ini sumur warga kering. Air dari PAM (Perusahaan Air Minum) juga tidak keluar. Selama ini, kami memanfaatkan satu-satunya sumur di Dusun Leban yang jaraknya sekitar satu kilometer," kata Ahmad, warga Jatirejo, Kamis 14 September 2017.

Dalam sehari, warga biasa dua kali bolak balik ke desa tetangga untuk mengambil air. "Setiap pagi dan sore mengambil air untuk keperluan MCK (mandi, cuci, kakus), masak, dan minum," lanjutnya.

Menurut Ahmad, baru kali ini warga Desa Jatirejo mendapatkan pasokan air bersih. Mereka pun mengeluarkan seluruh wadah yang bisa digunakan untuk menampung air, dari ember, jeriken, maupun baskom.

Pasokan air bersih didatangkan Polres Kendal sebanyak 8.000 liter. "Kami menerima laporan dari anggota jika warga di Desa Jatirejo mengalami kekeringan dan membutuhkan air," kata Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya.

Camat Ngampel Heru Purnomo mengatakan, di wilayahnya ada empat desa yang mengalami kekeringan, yaitu Desa Rejosari, Sudipayung, Ngampel Wetan, dan Desa Jatirejo. Saat kemarau, sumur bor dengan kedalaman 100 meter pun tidak bisa digunakan untuk mendapatkan air bersih.

"Kemarau panjang mengakibatkan sumur warga mengering. Ini terjadi setiap tahun ketika masuk musim kemarau," terang Heru.


(NIN)