Gubernur Ganjar Ingatkan Petugas Maksimal Dampingi Jemaah Haji

Pythag Kurniati    •    Jumat, 28 Jul 2017 10:16 WIB
haji 2017
Gubernur Ganjar Ingatkan Petugas Maksimal Dampingi Jemaah Haji
Gubernur Jateng melepas keberangkatan jemaah calon haji di Embarkasi Boyolali, 28 Juli 2017, MTVN - Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberangkatkan jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama di Embarkasi Haji Donohudan Boyolali. Dalam kata sambutannya, Ganjar menegaskan petugas pendamping penting dalam pelaksanaan ibadah haji.

Acara pelepasan jemaah berlangsung di Gedung Muzdalifah, Jumat 28 Juli 2017. Jemaah terdiri dari 359 orang yang berasal dari Banjarnegara.

Ganjar mengatakan banyak kejutan baru di Arab Saudi. Tentunya, itu menjadi pengalaman baru bagi calon haji. Sebab budaya di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia.

"Mayoritas belum pernah naik haji, umrah, bahkan ada yang belum pernah naik pesawat,' kata Ganjar.


(Gubernur Jateng melepas keberangkatan jemaah calon haji kloter pertama di Embarkasi Donohudan Boyolali, 2 Juli 2017, MTVN - Pythag)

Lantaran itu, tugas pendamping penting untuk menangani jemaah. Setiap kloter disertai dengan sekitar tiga petugas pendamping. Petugas dibekali keahlian dalam menangani gangguan kesehatan dan memandu ibadah haji.

Ganjar juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Di beberapa negara sekitar Arab Saudi sedang dilanda kolera, misalnya Yaman. Biasanya, umat Islam dari negara-negara itu juga ikut melakukan ibadah haji.

"Di sinilah, Kementerian Kesehatan, pengawas, pendamping harus memberikan sosialisasi tentang itu (wabah kolera). Maka perlu dijaga betul-betul," urai dia.

Hari ini, empat kloter diterbangkan dari Embarkasi Donohudan. Kloter pertama terbang sekira pukul 09.05 WIB menuju Arab Saudi. Setelah itu, kloter asal Banjarnegara, jemaah dari Purbalingga, Cilacap, dan Banyumas menyusul berangkat.


(RRN)