Hargai Cabai di Jepara Mulai Turun

Rhobi Shani    •    Kamis, 09 Mar 2017 12:20 WIB
harga cabai
Hargai Cabai di Jepara Mulai Turun
Pedagang cabai di Pasar Tahunan, Jepara, Jawa Tengah -- MTVN/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Berkurangnya intensitas curah hujan di Kabupaten Jepara diikuti penurunan harga cabai. Sejak dua pekan terakhir, harga cabai terus merosot.

Di pasar tradisional Kecamatan Tahunan, harga cabai keriting merah Rp30 ribu per kilogram. Sementara, harga cabai rawit sedikit lebih mahal dari harga cabai rawit, yaitu Rp35 ribu per kilogram.

"Saat hujan minggu lalu, cabai keriting merah bisa sampai Rp50 ribu per kilogram. Sedangkan, cabai rawit mencapai Rp70 ribu per kilogram," kata Sekha, pedagang bumbu dapur di Pasar Tahunan, Jepara, Jawa Tengah, Kamis, 9 Maret 2017.

Sekha menambahkan, harga cabai keriting hijau relatif stabil. Jika terjadi lonjakan, harga masih terjangkau masyarakat. Saat ini, harga cabai keriting hijau hanya Rp20 ribu per kilogram.

"Saya ambil cabai dari pedagang besar di Pecangaan. Cabainya dari mana, saya tidak tahu," kata Sekha.

Pantauan Metrotvnews.com, harga semua jenis cabai di Pasar Jepara Satu (Ratu) relatif lebih mahal dibanding harga cabai di Pasar Tahunan.

Pedagang bumbu dapur dan sayuran di Pasar Ratu, Nur Azizah, mengungkapkan, saat ini harga cabai keriting merah mencapai Rp35 ribu per kilogram. Sementara, harga cabai rawit Rp40 ribu per kilogram.

"Yang harganya paling murah cabai hijau glompong atau cabai sayur, per kilogramnya hanya Rp10 ribu," ungkap Nur.

Harga cabai yang masih bertahan di atas Rp100 ribu per kilogram, ditambahkan Nur, hanya cabai setan. Saat ini, harga cabai setan Rp120 ribu per kilogram.

"Minggu lalu cabai setan Rp150 ribu per kilogram," beber Nur.

Sedankan, pedagang cabai di Pasar Welahan, Mahmudah, menyampaikan, saat ini dia menjual harga cabai keriting merah Rp40 ribu per kilogram. Sementara, cabai rawit dia jual Rp42 ribu per kilogram.

"Minggu lalu cabai merah keriting saya jual Rp45 ribu per kilogram, kalau cabai rawit Rp80 ribu per kilogram," kata Mahmudah.


(NIN)