Daya Tarik Sumur Tujuh Di Vihara Gayatri

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 05 Feb 2019 09:29 WIB
hari raya imlek
Daya Tarik Sumur Tujuh Di Vihara Gayatri
Sejumlah umat Tionghoa mandi di sumur tujuh Vihara Gayatri, Tapos, Cilangkap, Depok. Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara

Depok: Pergantian malam tahun baru Imlek di Vihara Gayatri Tapos, Kota Depok berlangsung khidmat. Masyarakat etnis Tionghoa berdatangan sejak pukul 24.00 WIB.

Para pengunjung terlihat membakar lilin dan dupa sambil memanjatkan doa. Aroma khas, dupa yang berbentuk seperti lidi tersebut tercium hingga ke setiap sudut ruangan Vihara.

"Menyambut Imlek, memang biasa dilakukan tengah malam ini. Biasanya hanya pasang lilin dan berdoa. Sekarang memang belum kelihatan ramai, besok baru berdatangan dari berbagai pelosok daerah," ucap Darmawan, pengurus Vihara Gayatri, Selasa, 5 Febriari 2019.

Ada hal menarik saat tahun baru Cina di Vihara Gayatri. Banyak pengunjung mandi di sumur tujuh yang ada di vihara tersebut. 

Sumur itu terletak di belakang tempat peribadatan. Ketujuh sumur itu dinilai memiliki khasiat yang berbeda-beda seperti menyembuhkan penyakit, enteng jodoh, tolak bencana dan marabahaya.

"Yang datang dan mandi di sumur ini ada juga dari luar daerah selain Jabodetabek seperti Bali, Kuningan, Tegal dan daerah lainnya," katanya.

Pria berusia 58 tahun itu menerangkan sumur tersebut dibuat atas permintaan ibunya Linawati, 87. Linawati mendapatkan mimpi untuk dibuat tujuh sumur yang berderetan.

"Ibu saya memberitahukan letak dan posisinya, jumlahnya ada tujuh. Waktu itu, saat digali baru setengah meter ternyata sudah ada mata airnya," ujarnya.

Menurut dia, para pengunjung ada juga yang melemparkan koin ke dalam sumur. Hal tersebut atas inisiatif para pengunjung.

"Cuma inisiatif pengunjung saja, kalau secara pribadi tidak ada hanya kepercayaan saja, mungkin agar maksud dan tujuannya tercapai," pungkasnya.


(AZF)