Gubernur Jateng bakal Kirim Tim Bantu Cari Korban Tabrakan Kapal

Udin Ali Nani, Suyono Sugondo    •    Minggu, 20 Nov 2016 13:42 WIB
kecelakaan kapal
Gubernur Jateng bakal Kirim Tim Bantu Cari Korban Tabrakan Kapal
Ilustrasi kapal tenggelam, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Magelang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa prihatin atas kecelakaan kapal di perairan Tuban, Jawa Timur. Sebab, kapal yang ditabrak di perairan tersebut berasal dari Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan tengah berkoordinasi dengan pemerintah Jawa Timur untuk memantau upaya pencarian 15 korban kecelakaan kapal. Ia juga akan mengirimkan tim untuk membantu pencarian.

"Harapannya pencarian korban harus satu komando untuk memperlancar proses koordinasi dan semua korban dapat segera ditemukan," kata Ganjar usai melepas 20 ribu peserta Borobudur Marathon di Taman Lumbini Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (20/11/2016) pagi.

KM Mulya Sejati berlayar dari Pati, Jateng. Selain Pari, kapal juga mengangkut nelayan yang berasal dari Rembang, Jepara, dan Demak.

Pada Sabtu dini hari 20 November, Kapal MV Thay Son berbendera Thailand menabrak KM Mulya Sejati yang tengah berlayar di perairan utara Tuban. Saat kejadian, awak KM Mulya Sejati tidur.

Kapal terbalik. Seluruh awak kapal berusaha menyelamatkan diri. Dari 27 orang, 12 di antaranya selamat. Sedangkan 15 lainnya masih dalam pencarian.

Baca: 15 Korban Kecelakaan Kapal di Tuban belum Ditemukan

Sementara itu, suasana duka menyelimuti rumah nahkoda KM Mulya Jati, Purwono, di Pati, Jawa Tengah. Istri korban belum dapat berbicara banyak soal kejadian tersebut.

Ia hanya bisa menangis dan berdiam diri. Sementara keluarga terus menguatkannya apalagi Purwono memiliki satu anak berusia 2 tahun yang masih membutuhkan perhatian.

"Harapan kami Purwono pulang dalam kondisi selamat," kata Muriati, kakak korban.

Lihat video:
 


(RRN)