Kapolda Minta Warga Jateng tak Ikut Aksi 2 Desember

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 27 Nov 2016 10:56 WIB
unjuk rasa
Kapolda Minta Warga Jateng tak Ikut Aksi 2 Desember
Kegiatan membacakan Ikrar NKRI di Pekalongan, MTVN - Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Pekalongan: Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, mengeluarkan maklumat meminta masyarakat tak mengikuti asi 2 Desember di Jakarta. Alasannya, Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan mengenai aksi tersebut.

Bila massa hendak berangkat, Condro mengingatkan untuk mematuhi Undang Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang menyampaikan aspirasi di muka umum. Yaitu tetap menaati peraturan.

"Hargai juga hak-hak orang lain. Tetap mematuhi aturan, tetap jaga ketertiban umum dan jangan melakukan pelanggaran," kata Condro usai mengikuti sebuah acara di Pekalongan, seperti yang ditulis Metrotvnews.com, Minggu (27/11/2016).

Condro mengingatkan massa yang berunjuk rasa di Jakarta tidak anarki. Bila itu terjadi, pihak yang memfasilitasi keberangkatan mereka akan mendapat sanksi.

Menurut Condro, tuntutan massa terkait kasus penistaan agama yang menyeret Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sedang ditangani kepolisian. Statusnya pun sudah tersangka.

Baca: Kasus Ahok Diyakini Bisa Cepat ke Pengadilan

"Jadi percayakan penanganan kasus tersebut ke kepolisian. Tunggu saja sidang terbukanya," kata Condro.

Sementara itu, Mabes Polri siap mengamankan unjuk rasa lanjutan yang akan digelar pada Jumat 2 Desember mendatang. Selain pengamanan, Polri juga akan melakukan pencegahan agar aksi bisa berjalan dengan damai.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, pada dasarnya kepolisian menyiapkan sebaik-baiknya pengamanan. Polisi juga akan membuka ruang komunikasi dengan sejumlah elemen masyarakat.

Baca: Polri: Lebih Bagus Tidak Usah Demo Kalau Tuntutannya Sama

"Kami berharap laksanakanlah demo dengan tidak melanggar undang-undang. Soal pengamanan pasti kita beri yang terbaik," kata Boy di Mabes Polri.


(RRN)