Banjir Banyumas, Ayah Tewas Jemput Anaknya

   •    Jumat, 18 Nov 2016 12:04 WIB
banjir
Banjir Banyumas, Ayah Tewas Jemput Anaknya
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Purwokerto: Banjir melanda empat desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ketinggian banjir bahkan mencapai dua meter.

Dikutip Antara, Jumat, 18 November, Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Heriana Ady Chandra, menyebut banjir melanda Desa Prembun, Gebangsari, dan Buniayu, Kecamatan Tambak. Lalu, Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh. Namun, yang terparah di Desa Prembun dan Gebangsari karena genangan air tertinggi di beberapa titik mencapai dua  meter.

Ia mengatakan berdasarkan data, jumlah pengungsi di Desa Prembun sebanyak 13 jiwa terdiri atas tiga balita dan 10 orang dewasa. Para pengungsi di Prembun dievakuasi ke gedung Sekolah Dasar Negeri Prembun karena balai desa setempat turut terendam banjir.

"Kemungkinan pagi ini mereka telah pulang ke rumah masing-masing karena sejak pukul 03.00 WIB, genangan air mulai surut," katanya.

Sementara pengungsi di Desa Gebangsari, lanjut dia, tercatat sebanyak 148 jiwa yang terdiri atas 33 laki-laki dewasa, 47 perempuan dewasa, 26 anak laki-laki, dan 42 anak perempuan.

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas terjadi akibat hujan lebat sejak Kamis (17/11), pukul 14.00 WIB. Bahkan, seorang warga Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Silan, 32, ditemukan meninggal akibat terseret arus Sungai Manggis yang meluap ke jalan.

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban menjemput anaknya, Susilowati, 15, yang baru pulang praktik kerja lapangan (PKL) pada pukul 20.30 WIB.

Susilowati dapat menyelamatkan diri karena berpegangan pada pohon di tepi jalan. Silan terseret arus hingga akhirnya hilang. Jasad Silan ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian pada pukul
23.30 WIB.


(SAN)