Bandara Kulon Progo

Relokasi Warga ke Lahan Pakualaman Pakai Program MBR

Patricia Vicka    •    Rabu, 23 Nov 2016 17:09 WIB
bandara
Relokasi Warga ke Lahan Pakualaman Pakai Program MBR
Masterplan Bandara Kulon Progo. (Metrotvnews.com/Bpmpt.kulonprogokab.go.id)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sebanyak 45 kepala keluarga warga terdampak bandara Kulon Progo akan direlokasi ke tanah milik Puro Pakualaman (Pakualaman Ground/PAG). Jumlah ini adalah hasil seleksi Pemkab Kulon Progo dari 81 kepala keluarga yang mendaftar.

Penjabat Bupati Kulon Progo Budiantono mengatakan, hanya keluarga kurang mampu yang direlokasi ke PAG. Relokasi ke PAG dengan sistem magersari.

Sedangkan, rumah akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pembangunan akan menggunakan program sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca: Relokasi Warga Terdampak Bandara Kulon Progo Mulai Januari

"Konstruksi rumah akan dibangun Kementerian PU PR," tuturnya melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Rabu (23/11/2016).

Tanah relokasi warga magersari akan dibangun di desa Kaligintung dan Kulur. Seluruh anggaran pembangunan akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Namun ia belum mengetahui besaran anggaran bantuan tersebut.

Relokasi warga tak mampu akan dilakukan bersamaan dengan relokasi warga terdampak lainnya yakni pada Januari hingga Mei 2017.

Baca: Bandara Kulon Progo Ditargetkan Beroperasi 2019

Sebelumnya Menteri PU-PR Basuki Hadimuljono usai menghadiri seminar pengembangan wisata Gunung Kidul memastikan siap membangun rumah murah untuk MBR di Kulon Progo setelah ada permintaan dari pemerintah yakni Kementerian Perhubungan.

Rumah yang akan dibangun memiliki tipe yang sama dengan rumah MBR di daerah lain yakni tipe 36.


(SAN)