Warga Dusun Teletubbies Minta Kejelasan Status Tanah

Patricia Vicka    •    Rabu, 05 Oct 2016 15:12 WIB
pertanahan
Warga Dusun Teletubbies Minta Kejelasan Status Tanah
Suasana di Dusun Sengir atau terkenal dengan sebutan Dusun Teletubbies. Foto: Metrotvnews.com/Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Warga di Dusun Sengir, Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta, meminta kejelasan status tanah yang mereka tinggali. 

Sejak mereka direlokasi ke dusun yang terkenal dengan nama Dusun Teletubbies itu, belum ada kejelasan status tanah. Para warga menempati dusun ini sejak 2007 akibat daerahnya rusak terdampak gempa Yogyakarta 2006. 

Kepala Dusun Teletubbies Hermanto mengatakan hingga kini warga masih gelisah dan berharap pemerintah segera memberikan kepastian hukum terkait tanah tempat tinggal mereka. 

"Posisi status tanah kami mengambang. Tidak ada perjanjian tertulis, entah itu hak milik, hak guna, atau hak pakai," ujar Hermanto, di Dusun Sengir, Sleman, Rabu (5/10/2016). 

Selain itu, lanjut Hermanto, warga juga keberatan dengan biaya sewa yang dibebankan pemerintah. Pasalnya, tanah tempat dusun ini berdiri berada di atas tanah kas desa seluas 2,3 hektare. Warga harus membayar biaya sewa Rp11 juta per tahun untuk setiap 2,3 hektare tanah. 

"Ekonomi warga di sini sulit. Untuk beli gas sehari-hari saja susah. Apalagi untuk membayar biaya sewa tahunan. Padahal kami ini korban bencana alam," katanya. 

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan pemerintah perlu segera memberikan kepastian hukum tanah relokasi warga yang terkena bencana alam. 

"Tanah Relokasi harus diberi kepastian hukum. Bentuknya sedang dibicarakan apakah itu sertifikat hak milik, hak guna, hak pakai atau hak sewa. Tetapi warga tidak boleh menjual atau menyewakan lagi ke orang lain," kata dia.

Dusun Sengir adalah salah satu dusun tempat relokasi warga yang terkena bencana alam di Yogyakarta. Sebelumnya warga di dusun ini tinggal di atas bukit Dusun Sengir. Rumah mereka porak poranda saat terjadi gempa hebat pada 2006.

Di tempat relokasi, rumah-rumah warga dibangun membentuk dome putih yang tahan gempa. Rumah ini mirip dengan rumah di serial televisi asal Inggris khusus anak-anak prasekolah, Teletubbies. Tak heran dusun ini kemudian dikenal sebagai Dusun Teletubbies. 

Selain Sengir, wilayah yang menjadi tempat relokasi ada di wilayan Cangkringan, Pakem, Turi dan Ngemplak. Di tahun 2016 DPRD DIY dan Pemda DIY telah menggarkan biaya di APBD untuk memberikan sertifikat tanah kepada 444 bidang tanah relokasi bencana.




(UWA)